Karyawan PT PPLI Dipulangkan karena Sesak Napas akibat Bau Busuk

Mohammad Arief Hidayat, Muhammad AR (Bogor)
·Bacaan 1 menit

VIVA – PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) mengakui bahwa bau busuk yang timbul dari area pabrik pengolahan limbah B3-nya bahkan juga mengganggu aktivitas para karyawan di sana, tak hanya warga sekitar.

Manajemen perusahaan yang berlokasi di Desa Nambo, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, itu pada Jumat, 19 Maret 2021, memutuskan memulangkan lebih awal para karyawan mereka untuk mengurangi risiko paparan bau busuk yang menyerupai bau bangkai tikus. Sebab ada di antara mereka yang sudah sesak napas.

"Keluhan dari karyawan sendiri, sementara ini, sesak. Ada dua hal. Ada memang sesuatu yang masuk atau karena estetika saja; kita merasa bau yang enggak enak. Saat ini karyawan di rumah. Termasuk saya kemarin rasain [baunya],” kata Ahmad Farid, Manajer Humas PT PPLI, saat ditemui wartawan pada Sabtu, 20 Maret 2021.

Farid mengklaim, bau yang menyengat baru kali pertama terjadi. Sebelumnya, bau hanya di sekitar pabrik dan masih di ambang normal, sesuai batasan yang diperkirakan atas aktivitas pengolahan limbah.

Namun kondisi sejak malam kemarin membuat warga menyebabkan pusing dan muntah. Atas kondisi itu, PT PPLI meminta maaf kepada masyarakat dan bersedia bertanggung jawab jika ada dampak yang ditimbulkan.

"Kami merasakan yang kejadian tadi malam memang ada bau yang luar biasa yang menyebabkan, dari laporan, ada yang muntah, segala macam, sehingga kami merasa bahwa semalam itu kami sangat mengganggu ke warga,” katanya.