Karyawati Bank Mandiri Diperiksa untuk Gebernur Riau

Pekanbaru (ANTARA) - Seorang karyawati PT Bank Mandiri Cabang Pekanbaru diperiksa tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menguatkan status tersangka Gubernur Riau HM Rusli Zainal terkait korupsi penyelenggaraan PON.

"Ada satu karyawati Bank Mandiri yang diperiksa hari ini, namun namanya saya kurang tahu," kata penyidik KPK yang ditemui saat rehat dalam memeriksa sejumlah saksi-saksi untuk kasus tersebut di Ruang Catur Prasetya pada Kompleks Sekolah Polisi Negara (SPN) Pekanbaru, Jumat siang.

Juru Bicara KPK Johan Budi dihubungi per telepon mengakui untuk karyawati itu diperiksa guna menguatkan status tersangka Rusli Zainal.

"Sebelumnya penyidik juga telah memeriksa beberapa saksi dari perusahaan yang sama juga untuk menguatkan status RZ (Rusli Zainal)," katanya.

KPK pada Senin (18/2) juta telah memeriksa dua karyawan PT Bank Mandiri (Tbk) Cabang Pekanbaru, Enda dan Eliza Nurul terkait penarikan uang tunai senilai Rp 900 juta, yang diduga untuk pembayaran "uang lelah" para legislator Riau.

Uang yang ditarik tunai sebesar Rp 900 juta akhirnya menjadi alat bukti KPK, terkait kasus suap atas rencana revisi Perda Nomor 6/2010 tentang Pengikatan Tahun Jamak Proyek Arena Menembak PON ke XVIII 2012 di Pekanbaru.

Kemudian, kata penyidik yang enggan disebut namanya, kedua pegawai Bank Mandiri itu juga diperiksa untuk menguatkan status Gubernur Riau, Rusli Zainal, sebagai tersangka untuk kasus tersebut.

Selain memeriksa seorang karyawati Bank Mandiri, pada Jumat (22/2), tim penyidik KPK dikabarkan memeriksa sebanyak 10 orang saksi lainnya untuk dua kasus sekaligus yang menjerat Rusli Zainal. Baik kasus korupsi Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu dan Hutan Tanaman (IUPHHK-HT) maupun korupsi penyelenggaraan PON ke XVIII 2012.(rr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.