Kasad Tegaskan Tak Ada Pungutan Apapun Dalam Seleksi Calon Prajurit TNI AD

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa mengingatkan orang tua calon prajurit bahwa tidak ada pungutan apa pun dalam pelaksanaan seleksi penerimaan calon prajurit TNI AD.

"Jadi, bapak-bapak, ibu-ibu sekalian singkat saja, kami hanya ingin menjelaskan sekali lagi, bahwa pendaftaran yang dilakukan oleh putra dari bapak-bapak ibu-ibu sekalian itu tidak ada sama sekali kewajiban apa pun bentuknya untuk membayar jadi masuk, untuk jadi tamtama TNI AD itu gratis," kata Andika saat konferensi video bersama para orang tua yang anaknya menjadi calon tamtama TNI AD.

Mekanisme penerimaan calon prajurit TNI AD itu, kata dia, mesti dipahami agar orang tua calon prajurit mengetahui bahwa kelulusan anak-anak mereka bergantung pada kemampuan dan kapasitas.

"Jadi, jangan sampai nanti ada orang yang pesan kepada putra bapak-bapak, ibu-ibu, atau bahkan ada yang datang nanti ke bapak-bapak atau ibu-ibu bilang bahwa bisa bantu masuk itu tidak benar," kata Andika seperti dikutip dari Antara.

Lapor Jika Ada Oknum Tawarkan Bantuan

Andika meminta para orang tua calon prajurit melaporkan jika ada oknum yang menawarkan bantuan dengan cara meminta imbalan pada seleksi penerimaan.

"Ini ada 3 nomor handphone dan 1 nomor telepon kabel," kata Kasad menjelaskan nomor aduan jika ada oknum yang menawarkan bantuan dengan cara meminta imbalan.

Andika juga berpesan jika gagal pada tahap pendaftaran, jangan menyerah dan terus berusaha.

Apa yang menjadi kekurangan pada diri calon prajurit segera perbaiki, kemudian mencoba lagi ketika proses seleksi tahun berikutnya. Menurut Kasad, kerja keras tidak akan mengkhianati hasil.

Saksikan video pilihan di bawah ini: