KSAL: Jika Negara dalam Ancaman, Kerahkan Marinir!

Rifki Arsilan
·Bacaan 2 menit

VIVA – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudi Margono hari ini memimpin Upacara Peringatan HUT Korps Marinir ke-75 tahun Markas Komando Korps Marinir Jalan Prajurit KKO Usman dan Harun, Kwitang, Jakarta Pusat.

Dalam kesempatan itu, Laksamana TNI Yudo Margono menyampaikan, hakikat keberadaan Korps Marinir TNI AL sebagai pasukan pendarat menuntut kecepatan respons, daya gerak dan daya gempur yang tinggi. Sebagai bentuk proyeksi kekuatan Angkatan Laut baik pada masa krisis dan masa perang, Korps Marinir TNI AL selalu hadir untuk NKRI.

Dengan demikian, lanjut KSAL, Korps Marinir siap turun menghadapi berbagai ancaman yang mengancam keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

"Di saat kedaulatan negara ini terancam, Marinir hadir. Saat situasi tak terkendali, Marinir hadir menengahi. Jadi wajar saja, apabila di dalam benak rakyat dan pemimpin bangsa ini, apabila negara ini dalam ancaman, hanya satu jawabannya, Kerahkan Marinir!" kata Laksamana TNI Yudo Margono, Senin, 16 November 2020.

Lebih jauh Kasal mengatakan, dengan kematangan usia Korps kebanggaan rakyat Indonesia ini, hendaknya prajurit Korps Marinir TNI AL tetap mengedepankan sikap rendah hati, humanis, serta tidak lekas puas dengan pencapaian keberhasilannya.

"Tanamkan dalam diri masing-masing bahwa kepercayaan ini merupakan amanah sekaligus tantangan untuk terus meningkatkan kinerja, dedikasi dan semangat pengabdian ke depan” ujarnya.

Di penghujung sambutan, Kasal berharap kepada seluruh prajurit Korps Marinir di manapun berada agar kemanapun dan kapanpun Marinir dikirim, pastikan Marinir hadir dan bertempur sebagai pasukan pendarat yang menjunjung tinggi kepercayaan rakyat, tangguh dan berwibawa.

“Ingatlah selalu bahwa negara yang besar adalah negara yang memiliki angkatan bersenjata yang kuat, namun negara yang disegani adalah negara yang memiliki Marinir yang hebat” kata Kasal.

Untuk diketahui, pelaksanaan Upacara peringatan HUT ke-75 Korps Marinir tahun ini digelar dengan mengedepankan protokol Kesehatan. Upacara militer tidak melibatkan banyak personel dan peralatan tempur sebagaimana biasanya.

Perwira yang bertugas sebagai Komandan Upacara Kolonel Marinir Danuri yang sehari-hari menjabat Asisten Operasi Pasmar 1 Jakarta.

Upacara peringatan HUT Korps Marinir ke-75 tahun itu juga diikuti secara virtual oleh Komando Pelaksana (Kolak) Korps Marinir antara lain Pasmar 1, Pasmar 2, Pasmar 3, Brigif 4 Mar/BS, Denjaka, Kolatmar, Lanmar Jakarta, Lanmar Surabaya, Kolak Pasmar, Yonmarhanlan I sampai dengan XIV serta personel Satgas Marinir yang sedang bertugas di dalam dan luar negeri seperti Satgas UN RDB MONUSCO, Satgas Puter (P. Berhala), Satgas Covid-19 Wisma Atlit, serta Satgas Percepatan Pembangunan di Lombok NTB.

Adapun material tempur Korps Marinir yang tergelar dalam upacara ini antara lain, 2 unit Sea Rider, 2 BTR-4, 2 Twin Gun, 2 Atav serta 2 RM-70 Grad.

Baca juga : 3 Kapal Perang TNI AL Lolos dari Serangan Ranjau di Laut Natuna