Kasat Lantas Polresta Ambon imbau warga tak pakai sandal saat bermotor

Kepala Satuan Lalu-lintas Polresta Ambon, Komisaris Polisi Pratama, mengimbau kepada seluruh masyarakat Ambon untuk tidak menggunakan sandal jepit saat sedang berkendara motor. Hal ini demi menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu-lintas.

“Pada intinya kami mengimbau kepada seluruh pengendara motor tidak boleh pakai sandal jepit. Ini bersifat imbauan dengan tujuan untuk keselamatan dan keamanan pengendara jika terjadi kecelakaan lalu-lintas,” kata dia, kepada ANTARA, di Ambon, Maluku, Kamis.

Baca juga: Kakorlantas imbau pemotor tak gunakan sandal jepit untuk lindungi diri

Menurut dia, lebih baik menggunakan sepatu, dibandingkan memakai sandal guna meminimalisasi fatalitas kecelakaan dengan memberikan perlindungan terhadap anggota tubuh. “Kalau pakai sepatu, risikonya akan lebih kecil dibanding pakai sandal jepit,” sebutnya.

Ia menjelaskan, ini hanya berupa imbauan kepada seluruh masyarakat Ambon. “Jika kedapatan masyarakat yang menggunakan sandal, itu tidak ditilang, tetapi tetap kami imbau, untuk faktor keselamatan dan keamanan pengendara motor sendiri,” katanya.

Baca juga: Perempuan Australia halau buaya dengan sandal jepit

Polda Maluku sedang melaksanakan Operasi Patuh Salawaku 2022. Operasi lalu-lintas terpusat ini dilaksanakan dalam rangka cipta kondisi dan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu-lintas.

Penegakan hukum dengan cara teguran terhadap tujuh prioritas pelanggaran lalu-lintas, yakni pengendara yang menggunakan ponsel saat berkendara, pengemudi kendaraan yang masih di bawah umur, pengemudi sepeda motor yang memboncengi lebih dari satu orang, mengendarai sepeda motor tanpa helm, pengendara mobil tidak menggunakan sabuk keselamatan, mengemudi kendaraan dalam kecepatan tidak sesuai, dan mengendarai kendaraan di jalan raya dalam pengaruh miras.

Baca juga: 13 orang meninggal akibat kecelakaan bus di tol Surabaya-Mojokerto

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel