Kasat Narkoba Polres Karawang AKP EDI Nurdin Dipecat Polri usai Edarkan Sabu

Merdeka.com - Merdeka.com - Polri resmi memecat Kasat Resnarkoba Polres Karawang AKP Edi Nurdin Massa Imbad. Edi dipecat setelah terlibat kepemilikan dan peredaran sabu.

"Kasat Narkoba Karawang minggu lalu sudah di Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH)," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (9/9).

Edi sebelumnya positif mengonsumsi sabu hasil tes urine dilakukan Polda Jabar. Tes Urine dilakukan Polda Jabar terhadap personel Satresnarkoba Polres Karawang menyusul penangkapan Edi oleh personel Bareskrim Polri di Basement Taman Sari Mahogani Apartemen Jalan Arteri Karawang Barat Margakaya, Telukjambe Barat, Karawang, Jawa Barat, pada 11 Agustus 2022.

"Positif sabu," kata Kasubdit Tipid IV Narkoba Bareskrim Kombes Totok Triwibowo saat dihubungi, Jumat (19/8).

Sementara itu, Dir Tipid IV Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Krisno Siregar Halomoan mengatakan, sejauh ini belum menemukan keterlibatan anak buah Edi di Polres Karawang, terkait peredaran barang haram tersebut.

"Sejauh ini penyidik belum menemukan bukti keterlibatan anak buah AKP E," ujar dia.

Kronologi Penangkapan

Krisno menjelaskan penangkapan AKP Edi dilakukan setelah anggota Dittipidnarkoba Bareskrim Polri melakukan serangkaian penangkapan beberapa tersangka sindikat peredaran gelap Narkoba Juki dan kawan-kawan yg biasa beroperasi di tempat hiburan malam (THM) di Bandung : F3X Club Bandung dan FOX KTV Bandung pada 30 - 31 Juli 2022.

"Selanjutnya anggota tim melakukan pengembangan dan mendapatkan alat bukti tersangka JS dan RH pernah mengantar 2000 butir Pil Ekstasi ke Tersangka Juki pemilik THM FOX Club dan F3X KTV Bandung bersama dengan ENM," ujar dia.

Kemudian pada Kamis 11 Agustus 2022 sekitar pukul 07.00 WIB, polisi menangkap Edi di TKP Basement Taman Sari Apartemen Mahogani Karawang. Dari tangan pelaku disita sejumlah barang bukti seperti satu unit HP samsung A72 warna putih, satu unit HP samsung A52 warna hitam, plastik klip berisi shabu berat brutto 94 gram, plastik klip bening berisi sabu berat brutto 6,2 gra,, plastik klip berisi shabu berat brutto 0,8 gram.

Total sabu disita dari AKP Edi 101 gram, plastik klip berisi 2 butir pil XTC berat brutto 1,2 gram; 1 unit timbangan digital, seperangkat alat hisap sabu dan cangklong dan uang tunai Rp27 juta.

Atas perbuatannya para tersangka ditahan di Rutan Bareskrim Polri. Mereka dipersangkakan dengan Pasal 114 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal pidana mati.

Reporter: Nanda Perdana Putra/Liputan6.com [gil]