Kasatgas PMK apresiasi kearifan lokal Jateng dengan Jogo Ternak

Ketua Satuan Tugas Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Letjen TNI Suharyanto mengapresiasi kearifan lokal Jawa Tengah dengan program Jogo Ternak.

Jogo Ternak merupakan strategi berbasis kearifan lokal untuk saling menjaga hewan ternak masing-masing.

"Kalau masa COVID-19 ada Jogo Tonggo, sekarang wabah PMK ada Jogo Ternak, bagus harus ditingkatkan sehingga bisa saling jaga dan bisa menekan angka tertular," ujar Suharyanto dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, Rabu.

Suharyanto dan rombongan juga menyambangi Kota Semarang untuk meninjau penanganan wabah PMK di Provinsi Jawa Tengah.

Rombongan tiba di Kantor Gubernur Provinsi Jawa Tengah pada Rabu pagi disambut Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Sumarno.

Sementara itu, wabah PMK di Provinsi Jawa Tengah telah terindentifikasi sebanyak 54.086 kasus dengan 26.714 ekor sembuh, 494 ekor mati dan 947 ekor dipotong bersyarat. Sehingga sisa kasus PMK di wilayah Jawa Tengah sebanyak 25.931 ekor ternak.

Dalam kunjungannya, Suharyanto juga memberikan 800 buku saku satgas PMK dan Alat Pelindung Diri (APD) untuk percepatan penanganan penanganan PMK kepada masing-masing provinsi.
Baca juga: Kasatgas beri tujuh arahan penanganan wabah PMK di Yogyakarta
Baca juga: Satgas: Per Rabu 707.580 sapi telah divaksin PMK
Baca juga: Satgas PMK minta perketat dan tertibkan pihak manfaatkan situasi wabah

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel