Kasatpol PP Makassar Dalang Penembakan Petugas Dishub Pernah Jadi Atasan Korban

·Bacaan 2 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Kepolisian telah menetapkan empat tersangka pelaku penembakan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Makassar, Najamuddin Sewang. Keluarga korban tidak menyangka Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Makassar, Muh Iqbal Asnan sebagai otak di balik pembunuhan itu.

Kakak Najamuddin Sewang, Juni Sewang menceritakan Iqbal Asnan adalah mantan atasan adiknya di Dishub Makassar. Sebelum menjadi Kasatpol PP Makassar, dia pernah menjabat Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dishub Makassar, tempat korban bekerja.

"Pada saat itu, sebelum menjabat Kasatpol PP, beliau ini Plt Kadishub. Jadi seperti pimpinan dengan bawahan," ujarnya kepada wartawan di Mapolrestabes Makassar, Sabtu (16/4).

Teman Kuliah

Selain itu, Juni juga mengaku punya kedekatan dengan Iqbal Asnan. Dia menyebut Kepala Satpol PP Makassar itu adalah senior sekaligus temannya saat sama-sama kuliah di Universitas 45 Makassar.

"Kedekatan lain, Kasatpol PP itu teman saya, bahkan sebelum menjadi ASN Pemkot Makassar. Dia senior saya di kampus," bebernya.

Karena kedekatan itulah, Juni sangat menyayangkan tindakan Iqbal Asnan membunuh adiknya. "Sangat disayangkan sekali. Dengan jabatan tinggi di Pemkot, seorang Kasatpol PP bisa menghilangkan nyawa seorang tenaga kontrak. Terlalu besar risiko yang diambil," tegasnya.

Juni mengapresiasi kepolisian karena mengungkap kasus penembakan terhadap Najamuddin. Ia berharap kasus itu terus dikembangkan.

"Kami pihak keluarga sangat berterima kasih pihak kepolisian yang terus mendorong pengungkapan kasus ini. Kalaupun ada tersangka lain di luar empat tersangka ini segera untuk diungkapkan," ucapnya.

Polisi Periksa 20 Saksi

Sebelumnya, Polrestabes Makassar mengungkap kasus penembakan yang menyebabkan meninggalnya Najamuddin dengan menangkap empat orang tersangka pelaku. Seorang di antaranya Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Makassar Muh Iqbal Asnan.

Selain Iqbal Asnan, tiga tersangka lain yakni inisial S, , AKM, dan A. "Adapun saksi yang sudah kita periksa sebanyak 20 orang dan 4 orang kita tetapkan sebagai tersangka. Untuk tersangka kami beri inisial yang pertama adalah S, MIA, AKM, dan A," ujarnya saat jumpa pers di Mapolrestabes Makassar, Sabtu (16/4).

Budhi mengungkapkan peranan empat tersangka tersebut adalah eksekutor, menggambar korban, dan otak pelaku. Iqbal Asnan dinyatakan sebagai dalang penembakan.

"Sudah tersangka, dia otak pelaku penembakan. Sementara otak pelaku adalah pejabat daripada kota Makassar," ungkapnya.

Motif Cinta Segitiga

Budhi menyebutkan motif penembakan adalah cinta segitiga. Ia menegaskan kasus penembakan tidak terkait dengan teror keamanan Kota Makassar.

"Untuk motif daripada pelaku ini adalah cinta segitiga, motif pribadi. Saya tegaskan tidak ada teror di Makassar, tetapi ini adalah motif masalah pribadi sehingga terjadi penembakan yang terjadi pada Hari Minggu 3 April 2022," sebutnya.

Budhi menambahkan pelaku menembak korban dengan menggunakan senpi jenis revolver. Asal senpi itu masih didalami petugas. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel