Kasudin Kebersihan Jakarta Utara Dicopot

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA--Kepala Dinas (Kadis) Kebersihan Pemprov DKI Jakarta, Unu Nurdin mengungkapkan ada tiga anak buahnya di jajaran eselon III terpaksa dicopot dari jabatannya.

Pencopotan yang dilakukan Unu Nurdin ada beberapa alasan. Pertama karena mendekati masa pensiun dan lamban dalam melaksanakan tugas.

"Ada tiga orang. Memang masa kerjanya sudah mau habis dan ada yang tidak cepat kerjanya seperti di Utara (Jakarta Utara)," ujar Unu di Balaikota, Selasa (29/1/2013).

Unu mengungkapkan, selain Kepala Suku Dinas Kebersihan Wilayah Jakarta Utara, Kepala Suku Dinas Kebersihan wilayah Jakarta Selatan pun tak luput dari pencopotan jabatannya itu.

Namun, Unu Nurdin tidak menjelaskan secara gamblang alasan pencopotan Kepala Suku Dinas Kebersihan wilayah Jakarta Selatan dan satu pejabat eselon III lainnya selain Kepala Suku Dinas Kebersihan Jakarta Utara.

Pernyataan tersebut ternyata sesuai dengan informasi yang diutarakan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemprov DKI Jakarta, Budhiastuti bahwa ada tiga pejabat eselon III dari Dinas Kebersihan dicopot.

"Untuk Dinas Perhubungan dan Dinas Kebersihan, untuk eselon tiga. Hasil Baperja sebenarnya sudah selesai agak lama, dan sudah dilaporkan kepada Pak Gubernur," ujar Budhiastuti di Balai Kota, Jakarta, Rabu (23/1/2013).

Budhiastuti menjelaskan, pergantian pejabat di eselon tiga dan empat memiliki mekanisme yang berbeda. Eselon tiga diusulkan dari kepala SKPD asal, yakni kepala dinas terkait.

"Jadi, kalau jabatan eselon tiga Dinas Kebersihan, ya diusulkan oleh Kepala Dinas Kebersihan," kata Budhiastuti.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.