Kasur Perawatan Pasien COVID-19 di RSUD Madiun Tersisa 7 Unit

·Bacaan 1 menit

VIVA – Tingkat keterisian tempat tidur di RSUD Caruban sebagai salah satu rumah sakit rujukan penanganan COVID-19 di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, hampir penuh seiring lonjakan kasus dalam sepekan terakhir.

Direktur RSUD Caruban drg. Farid Amirudin, Selasa, 29 Juni 2021, mengungkapkan dari total 80 tempat tidur yang tersedia untuk kasus COVID-19, kini sebanyak 73 tempat tidur telah diisi pasien positif.

Tujuh tempat tidur (bed) tersisa dikhawatirkan tidak cukup menampung jika terjadi penambahan kasus dalam jumlah lebih banyak lagi. Apalagi, kegiatan tracing oleh Satgas COVID-19 di wilayah Kabupaten Madiun masih tinggi setiap hari dan menunggu hasil tes usap keluar.

"Untuk mengantisipasi penuhnya kapasitas, kami menambah enam bed sebagai persiapan jika terjadi penambahan kasus baru," ujar Farid.

Sesuai rencana, enam tempat tidur tambahan itu akan disediakan di ruang ICU lama. Untuk sementara, pihaknya memang belum mengajukan pendirian tenda darurat ke Pemkab Madiun.

Meski demikian, manajemen RSUD Caruban selalu berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan rumah sakit rujukn lainnya di wilayah setempat guna penanganan kasus COVID-19 yang maksimal.

Sesuai data, secara total, kasus COVID-19 di Kabupaten Madiun hingga Selasa (29/6) mencapai 4.347 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 3.951 orang di antaranya telah sembuh, 137 orang dalam pemantauan, dan 259 orang meninggal dunia.

Pada Selasa, kasus positif baru 25 orang, sembuh 26 orang, dan meninggal dunia 1 orang.

Farid meminta warga disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, sehingga penyebaran COVID-19 di Kabupaten Madiun dapat ditekan. (ant)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel