Kasus aktif COVID-19 di Garut berkurang, tinggal satu orang dirawat

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Garut menyampaikan kasus aktif pasien COVID-19 di Kabupaten Garut, Jawa Barat, terus turun dan tinggal satu orang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Slamet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, dan sembilan orang hanya isolasi mandiri.

"Sembilan kasus isolasi mandiri, satu kasus isolasi di rumah sakit," kata Humas Satgas Penanganan COVID-19 Garut Yeni Yunita di Garut, Selasa.

Ia mengatakan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Garut landai selama bulan puasa dan Hari Raya Lebaran.

Laporan harian kasus COVID-19 di Garut, pada Senin (9/5), kata dia, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap 259 orang tidak ditemukan kasus baru terkonfirmasi positif COVID-19.

Baca juga: Warga ikuti vaksinasi COVID-19 di pusat kota Garut dapat minyak goreng

Baca juga: Satgas: 254.283 warga Garut disuntik vaksin COVID-19 dosis 3

"Tidak terdapat penambahan laporan kasus terkonfirmasi COVID-19, baik dari hasil pemeriksaan sampel RT PCR maupun dari hasil pemeriksaan sampel rapid tes antigen," katanya.

Dalam laporan harian itu, kata Yeni, dilaporkan satu orang pasien positif COVID-19 telah selesai menjalani isolasi dan dinyatakan sembuh yakni seorang perempuan usia 45 tahun warga Kecamatan Kadungora.

Ia menyampaikan secara keseluruhan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Garut mencapai 30.902 kasus, sebanyak 29.617 kasus dinyatakan sembuh, dan 1.275 kasus meninggal dunia.

Yeni mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan terlebih setelah libur panjang Hari Raya Lebaran.

"Tetap diimbau untuk seluruh masyarakat agar selalu menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan dengan selalu memakai masker, dan vaksinasi," katanya.*

Baca juga: Polres Garut buka 10 sentra pelayanan vaksinasi COVID-19 di perkotaan

Baca juga: Kasus COVID-19 di Garut turun tinggal 128 orang

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel