Kasus Ban Kapten Liverpool, Klopp Merasa Tak Berdosa kepada Salah

Muchamad Syuhada
·Bacaan 1 menit

VIVAJuergen Klopp mengaku sudah berbicara dengan Mohamed Salah soal polemik ban kapten Liverpool. Cuma manajer asal Jerman tersebut merasa tidak punya dosa sama sekali dalam kasus tersebut.

Sebelumnya Salah dikabarkan kesal dengan Klopp karena tidak menunjuknya sebagai kapten dalam pertandingan Liga Champions melawan Midtjylland. Dia malah mempercayakan kepada pemain muda, Trent Alexander Arnold.

Baca juga: Salah Dilarang Bete, Begini Loh Kesepakatan Jadi Kapten Liverpool

Tahu akan kekesalan Salah, namun Klopp bersikap santai. Dia mengatakan tidak ada yang salah dengan pemilihan tersebut karena sudah sesuai dengan ketentuan.

Meski demikian Klopp juga mengaku sudah menjalin komunikasi dengan Salah. Dia menjelaskan situasi yang ada.

"Tentu saja bicara dengan Salah. Ketika sadar ada yang tidak beres baginya, saya memberi klarifikasi. Kemudian dia berbicara mengenai hal itu lagi saat wawancara, tidak masalah bagi saya," kata Klopp.

"Ya, dia pasti kecewa, namun saya tidak bermaksud begitu. Saya hanya melakukan yang seharusnya. Kalau pun ada kesalahan, mungkin karena saya tidak memilih Divock Origi sebagai kapten," tegasnya dikutip Goal.

Sebelumnya Klopp juga sudah membeberkan kesepakatan dari timnya dalam penunjukkan kapten. Dan Salah sendiri memang belum masuk dalam kriteria yang ada.

"Aturannya begini, kami memiliki komite pemain. Jordan Henderson merupakan kapten, lalu James Milner wakilnya. Jika mereka tidak bermain, maka Virgil van Dijk yang berhak, kemudian Gini Wijnaldum," kata Klopp.

"Jika tidak ada satu pun dari mereka, biasanya pemain yang paling lama membela Liverpol punya hak. Secara profesional, Alexander Arnold adalah yang paling pas," tegasnya.

Kalau pun terdapat kesalahan dalam memilih kapten adalah karena Klopp mengabaikan Origi sebagai pemain yang paling lama di Liverpool. Cuma dia masih punya dalih, walau sudah bertahun-tahun berstatus pemain The Reds, namun penggawa asal Belgia itu lebih banyak dipinjamkan ke klub lain.