Kasus Bank Century: KPK Segera Cek Kesehatan Siti Ch Fadjrijah

INILAH.COM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk memeriksa kondisi kesehatan tersangka kasus bailout Bank Century Siti Chalimah Fadjrijah (SCF) yang dikabarkan sakit stroke.

"KPK kan telah bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia soal hal ini. Jadi SCF akan di cek kondisi kesehatannya," tandas Ketua KPK Abraham Samad di Jakarta, Jumat (23/11/2012).

Menurut Abraham, KPK akan mencari second oponion soal kondisi kesehatan mantan Deputi V Bidang Pengawasan Bank Indonesia itu. Hasil cek kesehatan ini akan menentukan langkah KPK terhadap SCF apakah akan tetap diperiksa ataukah diambil langkah lainnya.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan dua mantan pejabat BI Budi Mulya dan SCF sebagai tersangka. Penetapan berdasarkan hasil ekspose perkara Century di KPK. KPK sendiri belum mengeluarkan surat perintah penyidikan (sprindik) dalam kasus ini.

"Ditemukan tindak pidana korupsi yang dilakukan BM (Budi Mulya), Deputi IV Pengelolaan Moneter Devisa, dan SCF, Deputi V Bidang Pengawasan BI," katanya dalam rapat dengan Tim Pengawas Kasus Century di DPR beberapa hari lalu.

Abraham menjelaskan, penyelidikan kasus Century dilakukan sejak Desember tahun lalu. Sebelumnya, KPK telah melakukan gelar perkara dalam memutuskan kecukupan bukti untuk menaikkan status kasus ini ke penyidikan.

Kedua tersangka tersebut diduga menyalahgunakan wewenang dalam pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek. "Ada penyalahgunaan Bank Century sebagai bank gagal yang berdampak sistemik," ujar Abraham. [yeh]

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.