Kasus Bupati Mamberamo Tengah, KPK Terima Pengembalian Rp480 Juta dari Brigita

Merdeka.com - Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima pengembalian uang Rp 480 juta dari Brigita Purnawati Manohara, swasta. Pengembalian uang berkaitan dengan kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pelaksanaan berbagai proyek di Pemkab Mamberamo Tengah, Provinsi Papua yang menjerat Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak.

"Informasi yang kami terima, hari ini (26/7) saksi Brigita Purnawati Manohara (swasta) telah menyerahkan uang sejumlah Rp 480 juta melalui transfer melalui rekening penerimaan KPK dan setelah kami cek memang benar telah masuk uang dimaksud," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (26/7).

Ali mengatakan, uang itu nantinya akan dianalisis dan dikonfirmasi lebih lanjut kepada saksi-saksi lainnya. Termasuk juga dikonfirmasi langsung kepada Ricky Ham Pagawak yang hingga kini masih buron.

"Tim penyidik juga akan memanggil kembali saksi (Brigita) ini untuk dikonfirmasi mengenai alat bukti lainnya," kata dia.

Brigita sendiri mengakui menerima uang Rp 480 juta dari Ricky Ham Pagawak. Uang itu telah dia kembalikan kepada KPK. "Rp 480 juta totalnya. Sudah saya transfer semua," kata Brigita, Selasa (26/7/2022)..

Brigita mengatakan, pengembalian uang itu untuk mempercepat pengusutan kasus tersebut. "Biar cepat beres," kata Brigita.

Diketahui, KPK menetapkan Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak menjadi buronan. Dia masuk dalam dalam daftar pencarian orang (DPO) lantaran tak kooperatif terhadap proses hukum kasus dugaan suap dan gratifikasi pelaksanaan berbagai proyek di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamberamo Tengah.

"Benar, KPK nyatakan, telah masuk dalam DPO," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (18/7/2022).

KPK menduga Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak kabur dari panggilan paksa tim penyidik lembaga antirasuah dibantu oleh orang-orang terdekatnya.

"Orang-orang terdekat tersangka yang diduga turut membantu proses pelarian tersangka," ujar Ali.

Ali mengatakan, pihaknya sudah meminta keterangan pihak-pihak yang diduga turut membantu pelarian Ricky Ham. Pemeriksaan terhadap mereka untuk mengetahui lokasi Ricky Ham saat ini.

"Untuk mengungkap keberadaan tersangka dimaksud," kata Ali.

Reporter: Fachrur Rozie
Summer: Liputan6.com [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel