Kasus Cebongan terungkap, warga NTT di Yogya masih waswas

MERDEKA.COM. Meskipun pelaku penembakan di Lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta, sudah terungkap, namun hingga saat ini warga NTT yang berada di sana masih was-was. Mereka khawatir mendapat cap sebagai preman.

Kuasa hukum empat korban penembakan, Rio Rama Baskara mengatakan, sebagai orang NTT yang berada di Yogyakarta, dirinya kerap kali menerima telepon maupun SMS soal kekhawatiran warga NTT.

"Warga NTT masih was-was psikologinya. Artinya banyak teman-teman kami yang dari daerah juga membantu untuk membangkitkan kepercayaan diri mereka," ujarnya saat dihubungi merdeka.com, Sabtu (6/5) malam.

Rio menjelaskan, setelah beredarnya pemberitaan mengenai kliennya ini, banyak tanggapan masyarakat bahwa masyarakat Indonesia Timur seolah-olah adalah preman. Hal itulah yang membuat orang NTT menjadi khawatir jika melakukan rutinitasnya di kota Yogya.

"Hal inilah yang menjadi dampak kepada kami warga Timur. Seolah-olah publik menilai kami ini preman," katanya.

Rio mengatakan, pihak keluarga korban pun mengaku keberatan soal pemberitaan beberapa media menyudutkan korban Lapas Cebongan. Disebutkan bahwa keempatnya adalah preman yang melakukan pengamanan di Hugo's cafe.

"Keluarga korban keberatan keempat korban di LP Cebongan dinyatakan sebagai preman. Meskipun memang di antara mereka ada yang pernah menjalani hukuman dan menjadi seorang tahanan, tapi ini harusnya disebut mantan karena dia sudah menjalani hukumannya," katanya.

Terkait proses hukum yang akan dilakukan terkait kasus ini. Sebagai kuasa hukum Rio akan terus mencari keadilan untuk mencari tahu fakta-fakta yang sebenarnya terjadi di lapas Cebongan saat terjadi penyerangan.

"Masalah hukum kami sudah berkoordinasi dengan komnas HAM, kami sudah melakukan pembicaraan dengan ketua Komnas HAM, untuk meminta pertanggungjawaban dari polda karena kami menilai banyak sekali kejanggalan-kejanggalan yang terjadi saat terjadi penyerangan," tandasnya.

Baca juga:
Cebongan bikin dua jenderal dicopot
Jiwa Korps TNI yang mematikan 4 tahanan di Lapas Cebongan
5 Keganjilan penyerangan Kopassus ke Lapas Cebongan

Topik Pilihan:
Lokasi Wisata
| polisi teladan | Makanan sehat | Jokowi ahok | Polisi Terkaya

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.