Kasus COVID-19 di Makassar Melonjak, RSUD Daya Rawat Pasien Corona

·Bacaan 1 menit

VIVA – Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan, menjadikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya di kota itu sebagai rumah sakit rujukan untuk menangani pasien COVID-19 di tengah melonjaknya kasus virus corona baru itu.

Wali Kota Moh Ramdhan Pomanto mengatakan, melonjaknya kasus harian COVID-19 selama beberapa pekan terakhir ini menjadi perhatian serius dalam mengendalikan laju penularannya. "Semua upaya akan kita tempuh dan sekarang RSUD Daya juga akan kita tingkatkan fasilitasnya," ujarnya.

Salah satu upaya dalam mengatasi lonjakan kasus COVID-19 dengan menambah ketersediaan tempat tidur atau bed occupation rate (BOR) untuk perawatan pasien COVID-19.

Dia menyatakan, ketersediaan tempat tidur menjadi hal penting yang harus dilakukan secara cepat karena data peningkatan kasus yang setiap harinya juga makin tinggi.

Selain ketersediaan tempat tidur, Wali Kota juga sudah memfungsikan kapal Umsini sebagai tempat isolasi apung terpadu bagi warga yang suspek COVID-19, namun bergejala ringan.

"Saya ingin meningkatkan kapasitas ketersediaan ruang tempat tidur BOR rumah sakit daya ini, untuk perawatan pasien COVID-19, saya akan menambah sekitar 150 sampai 180-an tempat tidur," katanya.

Walaupun demikian, katanya, pihak rumah sakit tetap memaksimalkan perawatan bagi pasien biasa di rumah sakit itu. Pasian non-COVID-19 dirawat seperti biasa, tetapi khusus lantai tiga dan empat digunakan sebagai tempat perawatan pasien COVID-19. (ant)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel