Kasus Covid-19 Harian Tembus 1.000, IDI: Sudah Saatnya Siaga

Merdeka.com - Merdeka.com - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 harian bertambah lebih dari 1.000 pada Rabu (15/6). Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menilai, kondisi ini patut diwaspadai.

"Sudah saatnya siaga dan tidak memandang remeh," Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 IDI, Zubairi Djoerban melalui akun Twitter @ProfesorZubairi yang dikutip Kamis (16/6).

Zubairi meminta masyarakat mematuhi protokol kesehatan, terutama memakai masker. Selain itu, masyarakat perlu melengkapi vaksinasi booster.

"Pakai masker dan mari kita tingkatkan capaian booster," ujarnya.

Kemarin, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia bertambah 1.242, tertinggi sejak 13 April 2022 yang meningkat 1.551. Peningkatan 1.242 kasus positif Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap 79.001 spesimen dari 57.816 orang.

Kematian yang disebabkan Covid-19 juga masih meningkat, yakni 8. Total keseluruhan kasus kematian akibat Corona itu sebanyak 156.670.

Kasus aktif atau pasien positif Covid-19 yang masih menjalani perawatan atau isolasi juga meningkat. Kemarin tercatat 6.007, sehari sebelumnya masih 5.298. Artinya, bertambah 709 kasus aktif.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan kenaikan kasus Covid-19 nasional saat ini bukan disebabkan mudik Lebaran Idulfitri 2022. Melainkan dipicu subvarian Omicron BA.4 dan BA.5.

"Jadi kita konfirm bahwa kenaikan ini memang dipicu adanya varian baru," katanya dalam konferensi pers, Senin (13/6).

Menurut Budi, kondisi yang terjadi di Indonesia saat ini sama seperti negara lain. Bila muncul varian baru, maka kasus Covid-19 meningkat.

"Jadi setiap kali ada kenaikan varian baru, itu naik," ucapnya. [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel