Kasus COVID-19 Melonjak, Jerman Imbau Warga Tak Bepergian dan Berkerumun

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Berlin - Pusat pengendalian penyakit di Jerman meminta orang-orang untuk membatalkan atau menghindari acara besar dan mengurangi kontak langsung, karena tingkat infeksi Covid-19 di negara itu mencapai kasus tertinggi.

Pusat pengendalian penyakit Institut Robert Koch, mengatakan pada hari Jumat bahwa tingkat infeksi Jerman naik menjadi 263,7 kasus baru per 100.000 penduduk selama tujuh hari, sehingga naik dari 249,1 pada hari sebelumnya.

Dilansir AP, Sabtu (13/11/2021), Jerman melaporkan total kasus akibat Covid-19 mencapai 97.389. Oleh karena itu kenaikan kasus baru tanpa henti telah memicu peringatan bagi pemerintah dan masyarakat Jerman.

Kanselir Angela Merkel, berencana untuk bertemu dengan 16 gubernur negara bagian untuk mengoordinasikan langkah-langkah nasional di minggu depan. Parlemen juga sedang mempertimbangkan undang-undang yang akan memberikan kerangka hukum baru untuk pembatasan selama musim dingin.

"Kita sekarang harus melakukan segala yang diperlukan untuk mematahkan momentum ini," kata Menteri Kesehatan, Jens Spahn. "Jika tidak, ini akan menjadi Desember yang pahit bagi seluruh negeri." tambahnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Upaya Penanganan Jerman Terhadap Kasus Covid-19

Bendera Jerman (AFP PHOTO via capitalfm.co.ke)
Bendera Jerman (AFP PHOTO via capitalfm.co.ke)

Dalam laporan mingguannya yang dirilis pada Kamis 11 November 2021, Institut Robert Koch mengatakan bahwa sangat disarankan untuk membatalkan atau menghindari acara yang lebih besar jika memungkinkan, tetapi juga mengurangi semua kontak yang tidak perlu.

Di daerah yang terkena dampak terburuk, jumlah orang yang menghadiri acara besar harus dikurangi, atau pihak berwenang harus mempertimbangkan untuk melarang acara semacam itu dan menutup bar atau klub.

Kepala institut, Lothar Wieler, mengatakan bahwa kini hanya ada sedikit tempat tidur rumah sakit yang dapat digunakan, dan lebih dari setengah unit perawatan intensif melaporkan bahwa mereka sangat kekurangan staf. Hal ini pernah terjadi pada bulan Januari saat puncak kasus di Jerman sebelumnya.

Sebagian besar wilayah Jerman membatasi akses ke banyak fasilitas, dan acara dalam ruangan hanya untuk orang-orang yang telah divaksinasi atau baru-baru ini menerima hasil tes negatif. Namun, tampaknya upaya penegakannya seringkali pudar.

Jerman telah berjuang membawa momentum baru untuk kampanye vaksinasi akhir-akhir ini, sekitar dua pertiga populasi telah divaksinasi penuh. Para pejabat juga ingin memastikan lebih banyak orang yang mendapatkan suntikan booster.

Penulis: Vania Dinda Marella

Infografis 3 Cara Jadi Pahlawan Pelindung Keluarga dari Covid-19

Infografis 3 Cara Jadi Pahlawan Pelindung Keluarga dari Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis 3 Cara Jadi Pahlawan Pelindung Keluarga dari Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel