Kasus Covid-19 Melonjak, Peruri Sebar Bantuan APD untuk Tenaga Kesehatan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Seiring dengan tingginya kasus Covid-19 di Karawang yang kian melonjak, Peruri memberikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) Kesehatan berupa 200 pcs baju hazmat dan 500 liter hand-sanitizer bagi tenaga medis yang ada di Karawang pada Jumat, 25 Juni 2021.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Noneng Suangsih selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Peruri dan diterima oleh Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh di Halaman Plaza Pemda Karawang.

“Bantuan APD ini sangat membantu di tengah banyaknya tenaga medis di Karawang yang terpapar Covid-19,” ujar Aep, Jumat (25/6/2021).

Dari data Satgas Penanganan Covid-19, per Kamis (24/6) terdapat penambahan 541 kasus terkonfirmasi positif di wilayah Karawang. Sementara di hari yang sama terdapat 35 orang pasien Covid-19 meninggal dunia.

Aep mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut membantu pemerintah daerah dalam memerangi wabah pandemi.

Bantuan ini nantinya akan diserahkan kepada Satgas Covid-19 Kabupaten Karawang untuk dibagikan kepada para pasien dan para tenaga kesehatan untuk percepatan penanganan Covid-19 di Karawang.

Seperti yang diketahui bahwa ruang rawat inap di Rumah Sakit sudah penuh, sehingga dibutuhkan peranan dari BUMN untuk membantu penanggulangan pandemi ini.

“Sebagai BUMN, kami selalu siap membantu pemerintah menangani segala persoalan, salah satunya adalah untuk percepatan penanggulangan Covid-19 yang sudah lebih dari satu tahun melanda negeri kita. Hal ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab Perusahaan kepada lingkungan dan masyarakat,” tutup Ketua Satgas Covid-19 Peruri, Noneng.

Update 25 Juni 2021: 5 Provinsi Ini Sumbang Kasus Baru COVID-19 Terbanyak

Tenaga kesehatan melakukan kegiatan tes swab massal di Puskesmas Ciganjur, Jakarta, Kamis (7/1/2020). Lonjakan kasus virus corona berpotensi terjadinya krisis tenaga kesehatan (nakes) karena banyak yang tertular dan gugur saat menangani pasien Covid-19. (merdeka.com/Arie Basuki)
Tenaga kesehatan melakukan kegiatan tes swab massal di Puskesmas Ciganjur, Jakarta, Kamis (7/1/2020). Lonjakan kasus virus corona berpotensi terjadinya krisis tenaga kesehatan (nakes) karena banyak yang tertular dan gugur saat menangani pasien Covid-19. (merdeka.com/Arie Basuki)

Data sebaran COVID-19 per 25 Juni 2021 pukul 12.00 WIB menunjukkan ada 5 provinsi dengan sumbangan kasus baru terbanyak.

Kelima provinsi tersebut adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DI Yogyakarta.

-DKI Jakarta hari ini melaporkan 6.934 kasus baru dan 2.571 pasien sembuh.

-Jawa barat 3.946 kasus baru dan 1.260 sembuh.

-Jawa Tengah melaporkan 2.118 kasus baru dan 1.949 orang dinyatakan sembuh dari COVID-19.

-Jawa Timur 975 kasus positif baru dan 509 orang telah sembuh.

-DI Yogyakarta 783 kasus baru dan 277 sembuh.

Total penambahan kasus baru hari ini adalah 18.872 sehingga akumulasi kasus positif COVID-19 hingga 25 Juni 2021 adalah 2.072.867.

Kasus meninggal juga mengalami penambahan sebanyak 422 sehingga akumulasi pasien meninggal menjadi 56.371.

Total kasus sembuh dari COVID-19 hari ini adalah 8.557 sehingga akumulasi pasien sembuh dari COVID-19 menjadi 1.835.061.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel