Kasus Covid-19 Meningkat di Jateng, PMI akan Lakukan Penguatan Operasi

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Ketua Umum PMI Pusat, Jusuf Kalla atau JK meminta agar anggotanya untuk melakukan penguatan operasi di wilayah Jawa Tengah. Seperti halnya penyemprotan disinfektan.

Sebab pasca Lebaran 2021 adanya lonjakan kasus Covid-19 di Jawa Tengah secara signifikan hingga 120 persen.

"Dalam rapat koordinasi, para kepala Markas, khususnya yang di Jawa Tengah, sudah kami instruksikan untuk penguatan operasi. Kami juga di Markas Pusat akan menyediakan logistik yang diperlukan," kata JK di Gudang Darurat PMI, Jakarta Selatan, Kamis (10/06/2021.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PMI Sudirman Said menyatakan bila markas PMI akan menyiagakan posko untuk penyekatan mikro dan makro. Lalu PMI akan membagikan perlengkapan perlindungan diri kepada masyarakat.

"Bukan hanya di Jawa Tengah tapi daerah lain juga berpotensi ada kenaikan. Kita harus antisipasi lebih dini lonjakkan itu," ucapnya.

Sebelumnya, selain Kudus, beberapa wilayah di Jawa Tengah mengalami lonjakan kasus COVID-19 yang cukup tinggi. Dalam daftar itu ada Kabupaten Cilacap yang kasus COVID-19-nya melonjak tinggi dalam tiga hari terakhir.

Diduga, lonjakan itu terjadi karena ada perantau yang nekat mudik walau sudah ada larangan. Hal ini salah satunya terlihat di Kecamatan Jeruklegi yang kasus aktifnya mencapai 61 kasus COVID-19.

"Bisa juga dampak lebaran, kan gitu. Orang sebenarnya tidak boleh mudik, tapi nyatanya pada pulang,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap, Farid Ma’ruf, dikutip dari Liputan6.com pada Kamis (3/6/2021).

Akibat Perantau yang Mudik

Farid mengatakan, berdasarkan keterangan yang diterima dari tenaga kesehatan, penularan COVID-19 disebabkan karena adanya perantau yang mudik. Sebagian perantau itu positif Covid-19 dan menularkan pada anggota keluarga. Setelah menularkan ke keluarga, penularan berlanjut ke tetangga-tetangga sekitar.

“Berdasarkan keterangan dari tenaga kesehatan di Puskesmas, kenapa sih di Jeruklegi itu melonjak? Ternyata di perumahan-perumahan itu lebaran kemarin pada pulang. Dia membawa COVID-19, menularkan pada keluarganya, anaknya juga kena,” kata Farid.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel