Kasus Covid-19 Meningkat, Jokowi Minta Pemda Tegas Melarang Warganya Mudik

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Presiden Jokowi menyoroti kenaikan kasus Covid-19 pada sejumlah provinsi di Indonesia. Dia meminta pemerintah daerah segara mengevaluasi penanganan Covid-19 di wilayahnya.

"Catatan untuk beberapa daerah yang tadi disampaikan Presiden ada kecenderungan kasusnya meningkat. Mohon para pimpinan di daerah didukung TNI, Polri untuk betul-betul melakukan evaluasi," katanya dalam konferensi pers, Senin (26/4/2021).

Tak hanya mengevaluasi penanganan Covid-19, pemerintah daerah dan petugas keamanan harus mengawasi ketat titik-titik yang berpotensi menimbulkan kerumunan. Di saat bersamaan, pemerintah daerah dan petugas keamanan harus mengingatkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

"Bapak Panglima TNI dan Kapolri akan mendukung penuh program daerah. Oleh karena itu, diharapkan para Pangdam, Kapolda sampai tingkat Babhinkantibmas dan Babinsa bisa mengajak masyarakat patuhi prokes," ujarnya.

Doni menambahkan, Presiden Jokowi juga meminta agar narasi larangan mudik di daerah mengikuti pemerintah pusat. Jokowi tak ingin, kebijakan mudik di daerah berlawanan dengan pemerintah pusat.

"Bapak Presiden mengatakan, narasi mudik hendaknya mengikuti kebijakan pemerintah pusat dan ini belum ada perubahan," jelasnya.

Kasus Covid-19 di Jawa Tertinggi

Sebelumnya, juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito mengatakan kasus positif Covid-19 meningkat sebesar 14,1 persen pada periode 12 hingga 18 April 2021. Penyumbang tertinggi kasus positif Covid-19 adalah Pulau Jawa.

"Peningkatan pada kasus positif di minggu ini cukup tajam yaitu 14,1 persen setelah sebelumnya turun sebesar 14 persen juga," katanya dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube BNPB Indonesia, Selasa, 20 April 2021.

Ada lima provinsi yang menyumbang kasus positif Covid-19 tertinggi pada periode ini. Yakni, Jawa Barat naik 2.276 kasus, disusul Jawa Tengah 1.203 kasus, Riau 346 kasus, DKI Jakarta 346 kasus dan Nusa Tenggara Timur 266 kasus.

Kasus kematian Covid-19 juga meningkat yakni sebesar 4,2 persen. Lima provinsi yang mengontribusi kasus kematian Covid-19 tertinggi adalah DKI Jakarta naik 30 kasus kematian, Riau 21 kematian, Kalimantan Tengah 12 kematian, Banten 8 kematian dan DI Yogyakarta 8 kematian.

"Saat ini Pulau Jawa kembali mendominasi pada lima besar kontributor terbesar pada penambahan kasus positif dan penambahan kematian di minggu ini," ujar Wiku.

Reporter: Titin Supriatin

Sumber: Merdeka.com

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: