Kasus Covid-19 Meningkat, Menkes Minta Masyarakat Tidak Khawatir

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin angkat bicara mengenai kenaikan kasus positif Covid-19 di Indonesia. Dia menuturkan kenaikan kasus ini disebabkan karena munculnya subvarian baru Omicron BA.4 dan BA.5.

"Kasus Covid-19 memang sedang ada peningkatan dengan adanya varian baru," kata Budi Gunadi di Yogyakarta, Kamis (21/7) malam.

Meski demikian Budi Gunadi meminta masyarakat tak perlu khawatir. Hal ini dikarenakan dari beberapa negara yang terkena kenaikan kasus ini puncak penularannya hanya mencapai 30 persen dari masa puncak varian Omicron.

Puncak Kasus Sekitar 20 Ribu Kasus per Hari

Melihat dari data di negara lain, sambung Budi Gunadi, di Indonesia saat puncak Omicron penambahan kasus mencapai 60 ribu kasus dalam sehari. Sehingga saat subvarian BA.4 dan BA.5 ini mencapai puncaknya, Budi Gunadi memprediksi akan ada 18 ribu hingga 20 ribu kasus per hari.

"Kondisi kenaikan varian baru di Indonesia itu kan sekarang di angka lima ribuan per hari. Ternyata tidak pesat seperti di negara lain," ungkap Budi Gunadi.

Budi Gunadi membeberkan rendahnya penambahan kasus positif karena subvarian baru ini dikarenakan imunitas masyarakat sudah lebih kuat karena pemerataan vaksin booster di Indonesia.

Dia menambahkan, pasien yang saat ini dirawat di rumah sakit karena Covid-19 dikarenakan imun mereka atas varian baru ini rendah. Hal ini disebabkan mereka baru sekali mendapat suntikan vaksin maupun sama sekali belum divaksin.

"Menurut kami tidak perlu khawatir berlebihan. Itu masih di bawah level I WHO. Nanti jika menyentuh angka delapan ribu kasus per hari kita baru masuk level II," tutup Budi Gunadi. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel