Kasus COVID-19 menurun, Pemkab Tangerang tutup tempat isolasi terpadu

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Provinsi Banten akan segera menutup tempat isolasi terpadu (isoter) di Hotel Yasmin, Kelapa Dua, menyusul penurunan kasus aktif positif COVID-19 di daerah itu.

"Semenjak gelombang terakhir pada bulan Februari 2022 itu terjadi penurunan yang sangat drastis. Maka dengan itu, Hotel Yasmin sebagai tempat isolasi terpadu akan kita tutup," kata Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar di Tangerang, Rabu.

Zaki menerangkan keputusan untuk melakukan penutupan tempat isolasi terpadu itu, setelah pihaknya melihat perkembangan kasus COVID-19 pasca Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Kondisi isoter Hotel Yasmin saat ini dilaporkan telah kosong tanpa adanya penghuni atau merawat pasien.

Baca juga: Kota Tangerang miliki antibodi tertinggi dalam tanggulangi COVID-19

Baca juga: Satgas COVID-19 Tangerang jamin stok vaksin cukup hingga Lebaran 2022

"Rencananya penutupan di bulan ini, mungkin satu dua pekan ke depan, dan sekarang lagi ada pembicaraan untuk proses penutupan Hotel Yasmin. Karena ada beberapa peralatan yang harus kita angkat keluar juga," katanya.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Tangerang akan tetap menyiapkan tempat isolasi sebagai siaga apabila kembali terjadi ditemukan kasus baru positif COVID-19.

Selain itu, pihaknya juga kini telah mengizinkan masyarakat setempat yang positif tanpa gejala untuk dapat isolasi secara mandiri di rumah masing-masing.

"Fasilitas ruang rawat dan isolasi yang ada di RS, sekarang bisa menampung pasien apabila ditemukan kasus positif lagi," ungkapnya.

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Kabupaten Tangerang kini telah masuk pada level I. Sejumlah kelonggaran aktivitas masyarakat pun diberlakukan.

"Hanya kita masih mengejar target vaksinasi dosis 2 dan 3, jadi ini masih harus kita ingatkan ke masyarakat untuk menuntaskan program vaksinasi," ucap dia.

Juru Bicara (Jubir) Satgas COVID-19 Kabupaten Tangerang dr Hendra Tarmizi menambahkan sampai dengan saat ini jumlah kasus aktif COVID-19 di wilayahnya tersisa 48 orang, dimana sebanyak 2 orang pasien menjalani perawatan di rumah sakit dan 46 orang pasien menjalani isolasi mandiri.

"Sekarang total kasus aktif di Tangerang tersisa 48 orang, dengan dua orang dirawat dan sisanya isolasi mandiri. Sedangkan di Hotel Yasmin tidak ada pasien atau kosong," tutur Hendra.

Adapun untuk jumlah total kasus COVID-19 secara keseluruhan yang terhitung dari awal pandemi hingga saat ini tercatat sebanyak 57.412 orang, dimana sebanyak 56.931 orang dinyatakan sembuh. Sedangkan jumlah orang meninggal dunia akibat terpapar COVID-19 total ada 418 orang.*

Baca juga: Wali Kota Arief: Tetap pakai masker meski ada pelonggaran aktifitas

Baca juga: Menhub bantu vaksinasi penguat di Kabupaten Tangerang

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel