Kasus COVID-19 Menurun, Perekonomian Makassar Mulai Bergairah

Mohammad Arief Hidayat, Irfan
·Bacaan 2 menit

VIVA – Pejabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin mengatakan, secara perlahan perekonomian kembali menggeliat seiring terjadinya penurunan kasus COVID-19 beberapa bulan terakhir.

Menurutnya, hal itu tidak lepas dari kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan yang sedang berjalan.

"Saat ini, kita lihat jalan raya sudah mulai padat, pusat-pusat perbelanjaan juga sudah ramai didatangi oleh masyarakat, aktivitas perhotelan sudah berdenyut kembali,” kata Rudy saat berkunjung ke beberapa kantor kecamatan di Kota Makassar, Senin, 9 November 2020.

Jika Makassar berhasil melakukan penanganan, menurut dia, 80 persen COVID-19 di Sulawesi Selatan tertangani. Dulu, Sulawesi Selatan selalu berada di empat besar tertinggi penyebaran COVID-19 di Indonesia.

“Alhamdulillah, saat ini Sulsel sudah turun ke peringkat 23. Ini juga ditandai penurunan status Makassar dari merah ke oranye," kata Rudy saat berkunjung ke beberapa kantor kecamatan di Kota Makassar, Senin, 9 November 2020.

Agenda kunjungan itu, selain mengecek pelayanan, Rudy juga datang untuk menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh jajaran pemerintah kecamatan atas partisipasi dan upaya kerasnya selama ini dalam membantu penanganan pandemi virus Corona.

Dia mengakui, sejak diamanahkan sebagai pejabat sementara wali kota Makassar, beban terberat yang dirasakan adalah tanggung jawab mengenai penanganan COVID-19 yang harus berjalan secara cepat dan efisien. "Ini yang membuat saya berpikir siang malam, bahkan tidur pun di kepala saya hanya COVID-19, dan bagaimana cara mengendalikannya," katanya.

Bahkan, Rudy membeberkan bahwa lembaran draf peraturan wali kota tentang penanganan COVID-19 yang disodorkan kepadanya sempat beberapa kali direvisi sebelum diberlakukan.

“Saya ingat waktu itu draf Perwali 36 yang disodorkan panjang dan berlembar-lembar. Saya baca isinya. Dan kupikir itu terlalu rumit, dan akan sulit untuk diterapkan di lapangan. Akhirnya, saya susun ulang narasinya, saya ringkas menjadi beberapa lembar saja. Demikian pula Perwali 51 dan 53," jelasnya.

#pakaimasker
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitanganpakaisabun
#ingatpesanibu
#satgascovid19

Baca: Uji Sistem Imun, Lansia Rela Sengaja Terinfeksi COVID-19