Kasus COVID-19 Tinggi, Kota Tangerang Bentuk Kampung Tangguh Jaya

Lis Yuliawati, Sherly (Tangerang)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Angka kasus aktif COVID-19 di wilayah Kota Tangerang, hingga kini masih terus bertambah. Sejumlah program dan cara pun terus dilakukan pemerintah setempat untuk bisa menekan laju pertumbuhan kasus aktif.

Salah satunya dengan membentuk Kampung Tangguh Jaya Siaga Corona. Dimana, pihak pemerintah yang bekerja sama dengan TNI-Polri, kembali menggerakkan fungsi perangkat Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW).

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah mengatakan, Kampung Tangguh Jaya Siaga Corona ini dihadirkan untuk membentuk dan meningkatkan kedisiplinan masyarakat, dalam menerapkan protokol kesehatan sebagai langkah mencegah penyebaran COVID-19.

"Ini langkah kami, dan bentuk semangat kami untuk terus menekan laju pertumbuhan kasus aktif COVID-19. Di sini, kita juga minta perangkat warga mulai dari RT, RW hingga kelurahan, bisa bekerja sama membantu menekan angka COVID-19," katanya, Senin, 15 Februari 2021.

Kampung Tangguh ini pun dibentuk di seluruh kelurahan yang ada di Kota Tangerang, baik itu masih berstatus zona oranye hingga merah.

Seperti di Perumahan Perhubungan Udara, RW 06, Kampung Jurumudi, Kelurahan Jurumidi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang. Dimana, pada lokasi tersebut, pihak pemerintah dan TNI-Polri membangun posko Kampung Tangguh Jaya.

Kapolsek Benda Komisaris Polisi Wahid Key, perumahan itu dipilih karena sebagai kampung tangguh karena tingginya angka kasus aktif COVID-19, serta masuk dalam zona merah penyebaran COVID-19.

Berdasarkan catatan, kasus terkonfirmasi positif COVID-19 yang ada di RW 06 itu mencapai 11 kasus, dengan rincian 5 kasus di RT 04 dan 6 kasus di RT 05.

"Kasus aktif COVID-19 di lingkungan ini sangat tinggi, dan sesuai arahan, maka perumahan ini dijadikan Posko Kampung Tangguh Jaya. Dan di sini, kita bertujuan untuk menekan angka pertumbuhan COVID-19 dengan secara benar menerapkan protokol kesehatan," ujarnya.

Posko itu dibangun tepat di pintu masuk perumahan RW 06. Di sana, petugas baik dari perangkat daerah seperti Satpol PP, RT dan RW, kepolisian, hingga TNI, bertugas melakukan penjagaan, pemeriksaan dan pemantauan berdasarkan aturan dalam protokol kesehatan COVID-19.

Hal ini pun juga disambut baik oleh warga setempat. Seperti Handito, sesepuh di lingkungan setempat mengatakan, dengan adanya hal ini, mampu membentuk perilaku warga yang lebih disiplin terhadap aturan protokol kesehatan.

Belum lagi, adanya pemeriksaan baik pengecekan suhu tubuh, penggunaan masker hingga identitas warga di posko, sesuai dengan program Kampung Tangguh Jaya dalam upaya penegakan protokol kesehatan.

"Kita merasa aman, dan merasa tergerak untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan. Kita harap, kita dapat juga membantu pemerintah menurunkan angka COVID-19," ujarnya.

Sebagai informasi, hingga saat ini berdasarkan data yang diperoleh melalui situs https://covid19.tangerangkota.go.id kasus terkonfirmasi COVID-19 sebanyak 6.706 kasus. Lalu, angka meninggal dunia sebanyak 135 kasus dan kesembuhan sebanyak 6.237 kasus.