Kasus COVID Terus Cetak Rekor, Walkot Tangerang Lega Ada PPKM Darurat

·Bacaan 1 menit

VIVA – Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyebutkan, kasus aktif COVID-19 di wilayahnya terus mengalami peningkatan. Di mana, per hari ini, Kamis, 1 Juli 2021, dilaporkan mencapai 157 kasus.

"Kondisi (Covid-19) Kota Tangerang dari dua minggu terakhir ini naik signifikan secara nasional rekor terus, di mana laporan hari ini ada 157 kasus. Padahal di bulan Januari dan Februari sekitar 60 kasus," katanya.

Alhasil, kondisi demikian membuat fasilitas kesehatan penanganan COVID-19 di Kota Tangerang hampir penuh. Di mana, untuk keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate atau BOR saat ini mencapai 92 persen.

"Angka yang terus naik membuat BOR di kami (Kota Tangerang) juga hampir penuh mencapai 92 persen dan itu ada di seluruh rumah sakit. Dan sisanya sekitar 8 persen itu merupakan fasilitas kesehatan di Rumah Sakit Ibu Anak (RSIA), itu pun tidak secara maksimal (tangani pasien COVID-19)," ujarnya.

Baca juga: Kabar Duka, Ekonom Senior Indef Enny Sri Hartati Meninggal Dunia

Begitu juga dengan ketersediaan sumber daya manusia yang dalam hal ini tenaga kesehatan. Di mana, pihaknya juga mengalami kekurangan, hingga dilakukan langkah dengan mengerahkan staf pemerintah bertugas di bagian administrasi kesehatan.

"Nakesnya kita juga kurang, bahkan sekarang kita kerahkan pegawai kita untuk membantu labkesda dan adminitrasi di puskesmas, serta rumah sakit,".

Alhasil, dengan adanya langkah pemerintah pusat menerapkan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang akan diberlakukan mulai 3 hingga 20 Juli 2021, jajarannya pun menyambut baik dan tengah mempersiapkan aturan terusan.

"Saya berterimakasih kepada Pemerintah (pusat) telah memberlakukan PPKM Darurat, dan ini membantu kita untuk tekan penyebarannya. Sementara, kami pun tengah siapkan beberapa aturan yang disesuaikan dengan kondisi daerah," ungkapnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel