Kasus Dokter TNI AL Tabrak Penjual Gorengan hingga Tewas Diserahkan ke Denpomal

Merdeka.com - Merdeka.com - Berkas perkara kecelakaan maut yang melibatkan seorang anggota Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal) Palembang, Lettu Laut US (27) diserahkan ke Detasemen Polisi Militer Angkatan Laut (Denpomal). Kejadian ini membuat penjual gorengan, ML (50), tewas dan anaknya seorang tukang tambal ban, KR (35), luka parah.

Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang, Iptu AR Sikakum mengatakan, pihaknya telah merampungkan berkas acara pemeriksaan terhadap dokter umum Lanal Palembang itu. Selanjutnya, berkas dan pelaku diserahkan ke satuannya untuk proses persidangan.

"Berkasnya sudah kita serahkan ke Denpomal Palembang karena yang bersangkutan anggota Kowal," katanya di Palembang, Jumat (18/11).

Dari pemeriksaan, pengemudi Pajero Sport itu tak bisa mengendalikan mobilnya setelah menghindari sepeda motor di depannya. Alhasil, pelaku banting setir ke kiri lalu menabrak kedua korban yang sedang bekerja dan mobil baru berhenti setelah menabrak tiang listrik.

"Korban meninggal sudah dimakamkan dan anaknya masih dirawat di rumah sakit," ujarnya.

Sebelumnya, Danlanal Palembang Kolonel Laut (P) Widyo Sasongko menyebut akan memproses anggotanya tersebut sesuai perundang-undangan yang berlaku. Pihaknya tak akan pandang bulu terhadap prajurit yang terlibat dalam kasus hukum.

"Kami hormati proses hukumnya, nanti yang memutuskan pengadilan," ujarnya.

Atas musibah itu, Danlanal menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga atas kecelakaan tersebut. Pihaknya juga fokus mendampingi keluarga korban mulai dari pemakaman, takziah, dan tanggungjawab kepada keluarga yang ditinggalkan.

"Semuanya menjadi perhatian kami sebagai bentuk tanggungjawab kami kepada keluarga," kata dia.

Diketahui, kecelakaan maut terjadi di Jalan RE Martadinata Lemabang, Palembang, Selasa (15/11) siang. Seorang penjual gorengan tewas dan tukang tambal ban mengalami patah tulang pinggang akibat ditabrak mobil Pajero.

Peristiwa itu bermula saat mobol Mitsubishi Pajero Sport warna hitam dengan nomor polisi BG 1068 IM yang dikemudikan seorang wanita melaju kencang dari Lemabang menuju Pusri. Tiba-tiba mobil itu oleng ke kiri dan menabrak gerobak gorengan dan tambal ban.

Mobil berhenti ketika menabrak pohon dan tiang listrik di sisi kiri jalan. Ban belakang mobil masuk ke parit dan dua ban depan menyeberanginya.

[fik]