Kasus Kecelakaan Maut, Pemkot Pastikan Lampu Merah CBD Sesuai Kajian

Merdeka.com - Merdeka.com - Pemerintah Kota Bekasi pastikan traffic light simpang CBD sudah dilakukan kajian oleh Dinas Perhubungan Kota Bekasi sebelum pemasangan dan beroprasi.

Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan sebelum memasang traffic light, pihaknya sudah pastikan sudah melakukan kajian yang mendalam seperti dampak lalulintas yang akan terjadi.

"Pasti ada kajian (sebelum memasang traffic light) yang secara area yang bisa disebut dampak lalu lintas. Terkait dengan kondisi yang ada, sejalan dengan perkembangan yang ada, terkait dengan volume, terkait dengan kapasitas, terkait dengan apa namanya jaringan dan lain sebagainya pasti mereka (Dishub) punya kajian secara mendalam," jelasnya kepada wartawan, Rabu (20/7).

Sebelum ada keputusan dari komite nasional keselamatan transportasi (KNKT) terkait traffic light CBD, lanjut Tri, pihaknya akan terus menonaktifkan lampu merah tersebut.

"Enggak (diaktifkan), kan udah (engga diaktifkan) dari sejak malam kejadian, udah kita tutup," jelasnya.

Sebelumnya, Forum Warga Cibubur meminta kepolisian untuk memeriksa pihak dari Pemkot Bekasi terkait adanya traffic light simpang CBD. Perwakilan warga Cibubur, Lisman Hasibuan mengatakan dirinya meyakini bahwa salah satu penyebab kecelakaan maut truk tangki Pertamina yang menewaskan 10 orang karena adanya traffic light.

"Kami meminta Mabes Polri memeriksa oknum-oknum daerah yang mengizinkan lampu merah di lokasi kejadian. Selama lampu merah tidak ada, selama ini baik-baik jalan di situ. Tapi setelah ada lampu merah, warga semakin was-was terjadi kecelakaan," kata Lisman kepada wartawan, Selasa (19/7).

Sementara Ketua Perkumpulan Cluster ‎Seluruh Kota Wisata, Sani menginginkan pihak Citra Grand Cibubur CBD dan Pemkot Bekasi menjelaskan terkait urgensi pendirian traffic light CBD.

"Developer dan Dishub Kota Bekasi agar menjelaskan kepada kami kajian ilmiah atas pemasangan traffic light, apa kajian ini sudah benar?" tegasnya. [ded]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel