Kasus Korupsi Stadion Mandala Krida Yogyakarta, KPK Tahan Tiga Tersangka

Merdeka.com - Merdeka.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Direktur Utama PT Permata Nirwana Nusantara sekaligus Direktur PT Duta Mas Indah, Heri Sukamto. Dia merupakan salah seorang tersangka korupsi pembangunan Stadion Mandala Krida di Yogyakarta.

"Tersangka HS (Heri Sukamto) dilakukan upaya paksa penahanan oleh tim penyidik," kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis, (28/7).

Karyoto menjelaskan, penahanan terhadap HS dilakukan untuk 20 hari ke depan hingga 16 Agustus 2022. Menurut Karyoto, HS akan mendekam di Rumah Tahanan Gedung Merah Putih KPK Jakarta Selatan.

Selain HS, KPK juga juga sudah menjerat dua tersangka lain dalam kasus ini. Mereka adalah Kepala Bidang Pendidikan Khusus Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Edy Wahyudi dan Direktur Utama PT Arsigraphi Sugiharto.

Ditahan di Rutan KPK

Ketiganya kini sudah ditahan. Edy ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) KPK pada Kavling C1 Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi/ACLC dan Sugiharto ditahan di Rutan KPK pada Pomdam Jaya Guntur.

Sekadar informasi, kasus dugaan korupsi terjadi saat pembangunan Stadion Mandala Krida APBD Tahun Anggaran 2016-2017 di Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Proyek tersebut disebut membutuhkan anggaran Rp135 miliar untuk masa lima tahun dan diduga ada beberapa nilai item pekerjaan yang nilainya di-mark up. Akibat penggelembungan itu negara diduga dirugikan Rp31,7 miliar.

Reporter: M Radityo/Liputan6.com. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel