Kasus Pembunuhan dan Mutilasi 4 Warga di Mimika, Satu Pelaku Masih Diburu Polisi

Merdeka.com - Merdeka.com - Polisi masih memburu seorang tersangka pelaku kasus pembunuhan dan mutilasi terhadap 4 warga sipil yang terjadi di SP 1 Distrik Mimika Baru Kabupaten Mimika, Senin (22/8). Sembilan tersangka lainnya telah tertangkap.

"Dari hasil penyelidikan anggota berhasil mengetahui pelaku dari pembunuhan tersebut, yakni berinisial APL alias J, DU, RL, RMH (DPO) dan 6 oknum anggota TNI," ujar Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal saat dikonfirmasi, Senin (29/8).

Pelaku APL dan DU diamankan pada Sabtu (27/8) di lokasi berbeda. Sedangkan pelaku RL diamankan pada Minggu 28 Agustus 2022 sekira pukul 10.00 WIT. Saat ini para pelaku sudah diamankan anggota Polres Mimika. Sementara oknum anggota TNI sudah ditangani POM TNI.

"Pelaku APL alias J diamankan pada Sabtu (27/8) sekitar pukul 16.29 WIT sedangkan pelaku DU diamankan pada pukul 17.00 Wit di tempat fitnes yang berada di Jalan Ahmad Yani Timika. Polisi saat ini sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya berinisial RMH yang sudah ditetapkan status DPO oleh Polres Mimika," kata Kabid Humas.

Kronologi Pembunuhan

Kamal menambahkan, para pelaku menghabisi keempat warga Mimika itu pada Selasa (22/8) sekitar pukul 21.50 Wit di SP 1 Distrik Mimika Baru Kabupaten Mimika.

Setelah melakukan pembunuhan, para pelaku membawa para korban ke Sungai Kampung Pigapu Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika untuk dibuang. Kondisi korban sudah dimutilasi terbungkus dalam karung.

Anggota badan korban ditaruh dalam 6 karung berbeda selanjutnya di isi batu-batu kemudian dibuang ke Sungai Kampung Pigapu, Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika.

"Setelah membuang para korban ke Sungai Kampung Pigapu Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika, para pelaku menuju ke Jalan masuk Galian C Kali Iwaka untuk membakar mobil Toyota Calya yang di-rental oleh korban," ungkapnya.

Kemudian pada Selasa (23/8) pukul 07.30 WIT setelah mendapat laporan, anggota kepolisian langsung menuju ke jalan masuk galian C Kali Iwaka (sekitar 60 meter dari jembatan). Sesampainya di TKP ditemukan 1 (satu) unit mobil Toyota Astra Calya warna merah tanpa pelat nomor yang telah hangus terbakar dan masih mengeluarkan asap dari sisa kebakaran.

Selanjutnya pada Jumat (26/8) sekitar pukul 13.40 WIT anggota jasad korban Arnold Lokbere ditemukan di Sungai Kampung Pigapu, Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika. Sekitar pukul 18.55 WIT di SP 1 Mimika ditemukan 1 (satu) unit mobil Avanza hitam dengan nomor polisi N 1082 WR yang di-rental Arnold Lokbere bersama 3 korban lain.

"Pada Jumat (27/8) sekitar pukul 16.00 WIT anggota kembali menemukan salah satu korban (dalam identifikasi) di Sungai Kampung Pigapu, Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika," lanjut Kamal.

Korban Ingin Beli Senjata

Keempat korban pembunuhan yakni Arnold Lokbere, Irian Nirigi, Leman Nirigi, dan Atis Tini. Dari hasil penyelidikan diketahui salah satu korban, Leman Nirigi adalah jaringan dari simpatisan KKB Nduga pimpinan Egianus Kogoya yang aktif mencari senjata dan amunisi di Kabupaten Mimika.

Kamal menambahkan, para pelaku melakukan aksinya karena korban hendak membeli senjata api dari para pelaku. Para pelaku menyiapkan benda menyerupai senjata api untuk meyakinkan korban.

"Atas perbuatan para pelaku dikenakan dengan pasal tindak pidana kejahatan terhadap jiwa orang (pembunuhan) dan atau pencurian dengan kekerasan (curas), sebagaimana dimaksud dalam primer Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP Jo Pasal 55, 56 KUHP dan atau Pasal 365 KUHP," jelasnya.

Saat ini tim gabungan telah melakukan pencarian terhadap korban. Mereka juga melakukan koordinasi dengan Bid Labfor Polda Papua dan melakukan autopsi serta tes DNA terhadap para korban untuk memastikan identitas mereka. [yan]