Kasus Penemuan Tujuh Janin di Makassar, Pelaku Aborsi Pertama Usia 19 Tahun

Merdeka.com - Merdeka.com - Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Besar Makassar mengungkapkan identitas dua pelaku aborsi tujuh janin yang ditemukan di sebuah indekos Jalan Balang Turungan, Kelurahan Daya, Kecamatan Biringkanaya, Makassar. Polisi mengungkapkan aborsi pertama kali dilakukan tersangka pada usia 19 tahun.

Kasatreskrim Polrestabes Makassar, Ajun Komisaris Besar Reonald TS Simanjuntak mengatakan saat ini tersangka laki-laki berinisial SM (30) telah ditahan di Mapolrestabes Makassar setelah diterbangkan dari Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel). Sementara pelaku perempuan berinisial NM (29) masih dalam perjalanan dari Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra).

"Kami menunggu pelaku perempuan yang masih dalam perjalanan berada di (kabupaten) Bone. Mudah-mudahan nanti malam sekitar (pukul) 12 tiba," kata Reonald kepada wartawan di Mapolrestabes Makassar, Kamis (9/6).

Dia mengatakan jika pelaku NM tiba di Makassar, pihaknya akan segera melakukan pemeriksaan kejiwaan dan DNA.

"Besok pagi (Jumat) kami rencanakan untuk periksa kejiwaannya di Ahli Psikiater Biddokes Polda Sulsel. Pemeriksaan ini untuk mengetahui alasan keduanya sampai tega tujuh kali menggugurkan," kata dia.

Reonald mengungkapkan tindakan aborsi dilakukan NM pertama kali tahun 2012 atau saat berusia 19 tahun. Selain itu, keterangan sementara keduanya mengakui bahwa tujuh janin tersebut merupakan hasil hubungan mereka berdua.

"Sampai saat ini mereka sudah mengakui kalau itu (tujuh janin) anak dari hubungan keduanya," sebutnya.

Reonald menambahkan hubungan NM dan SM sampai saat ini berpacaran meski sempat terputus pada April 2021. Saat itu, SM memblokir kontak NM.

"Pengakuan mereka masih pacaran. Laki-laki ini sempat memblokir WA maupun telepon dari perempuan sehingga berubah pikiran dan putus asa sampai pindah ke Konawe, Sultra," ucapnya.

Reonald mengungkapkan NM pindah ke Konawe untuk bekerja di sebuah perusahaan swasta. Sementara SM berada di Tanah Bumbu, Kalsel untuk bekerja sebagai buruh pabrik. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel