Kasus Penganiayaan, Iko Uwais Penuhi Panggilan Polisi

Merdeka.com - Merdeka.com - Aktor Iko Uwais penuhi panggilan kepolisian di Polres Metro Bekasi Kota terkait kasus dugaan penganiayaan, Jumat (17/6). Iko hadir di Polres sekitar pukul 17.30 WIB.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Hengki menjelaskan, Iko bersama kuasa hukumnya hadir untuk memenuhi panggilannya yang kedua.

"Setengah 6 tadi sudah datang sebelum maghrib malahan. Bersama pengacaranya ya sedang dilakukan pemeriksaan," katanya kepada wartawan, Jumat (17/6).

Dari hasil penyelidikan malam ini, lanjut Hengki, Iko Uwais dapat dinaikan statusnya menjadi tersangka.

"Tentu (bisa naik tersangka), mekanismenya kan ada, dari hasil pemeriksaan akan dilakukan gelar oleh penyidik sendiri unitnya dan bila cukup bukti kita akan melakukan menetapkan sebagai tersangka berdasarkan pemeriksaan malam ini," katanya.

Kronologi Kasus Iko Uwais

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan merinci, laporan kepada Iko dilayangkan pada Sabtu 11 Juni 2022 Pukul 20.00 WIB. Pelapor bernama Rudi dan berprofesi sebagai desainer interior.

Dia menjelaskan, kekerasan terhadap diawali usai pelapor menagih pembayaran jasa design dari rumah yang tengah dibangun Iko di kawasan Cibubur.

Zulpan mengungkap, awalnya tagihan dikirimkan Rudi melalui Whatsapp, namun tidak direspon oleh Iko.

Kemudian, pada 11 Juni 2022 ketika Rudi bersama istrinya dalam perjalanan pulang, mereka melintas di depan rumah Iko di daerah Summarecon Bekasi.

"Saudara Iko memanggil korban dengan cara menepuk tangan dan berteriak, setelah itu korban bersama dengan istri turun dari mobil. Lalu Iko bersama dengan Firmansyah dan Audi isteri menghampiri korban dan saksi isteri korban," urai Zulpan.

"Setelah itu terjadi cekcok, setelah cekcok lalu saudara Iko Uwais dan Firmansyah langsung memukul korban hingga korban mengalami luka-luka ," lanjut Zulpan.

Zulpan memastikan, saat ini kepolisian tengah melakukan pemeriksaan yang dikomandoi oleh Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota. Polisi juga akan menggali keterangan lanjutan dari Rudi juga sejumlah saksi yang ada di lokasi perkara.

"Istri korban dan juga saksi lain yang ada di TKP. Kemudian TKP ini Summarecon Bekasi Cluster Vernonia Residence. Kemudian langkah berikutnya tentu akan dijadwalkan pemanggilan terhadap Iko Uwais," kata Zulpan menutup. [rnd]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel