Kasus pengerusakan rumah Adiguna mirip tragedi BambangTri-Mayang

MERDEKA.COM. Peristiwa pengerusakan rumah milik pengusaha Adiguna Sutowo yang dihuni oleh istrinya, Vika Dewayani di Jalan Pulomas Barat 7, Blok D2 No. 2, Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur ini hampir mirip dengan kasus pasangan Bambang Triatmodjo dan Mayang Sari. Pagar rumah Bambang dan Mayang di Jl Simprug Golf nomor 36, Kebayoran Lama, dihantam mobil mewah, BMW X5.

Mobil BMW X5 yang ditumpangi enam orang dan salah satunya diduga istri Bambang, Halimah menabrakkan mobil warna gelap itu ke pagar warna cokelat tersebut hingga ringsek. Penumpang mobil itu juga berteriak 'Ayo kalau berani keluar kamu!'.

Setelah menabrak, penumpang mobil tersebut juga melempar benda keras ke dalam rumah Bambang dan Mayang hingga memecahkan kaca. Usai melakukan pengerusakan, mobil tersebut bergegas pergi. Diduga kasus pengerusakan itu karena keluarga tidak terima keputusan Bambang untuk mempersunting Mayang, sementara anak dari mantan Presiden Soeharto itu masih terikat pernikahan dengan Halimah.

Kini kasus pengerusakan menghampiri anak dari Ibnu Sutowo, kolega keluarga Cendana, Adiguna Sutowo. Seorang wanita cantik bernama Florence yang mengendarai Mercedes Benz bernomor polisi B 712 NDR menghantam pagar rumah Adiguna Sutowo dan merusak mobil mewah milik pengusaha yang pernah terlibat pembunuhan pelayan bar tersebut.

Florence berteriak memanggil Vika, namun hanya ada pembantu rumah. Wanita berkulit putih itu langsung membanting televisi dan menusuk-nusuk mobil Lexus bernopol B 171 AV milik Adiguna dengan besi ujung payung. Diduga kasus ini terjadi karena masalah wanita.

Kini kasus pengerusakan itu ditangani oleh Polres Jakarta Timur.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.