Kasus Perampokan di Ciputat Tangsel, Pelaku Diduga 4 Orang dan Lama Pantau Korban

Merdeka.com - Merdeka.com - Polisi mengidentifikasi pelaku perampokan bersenjata tajam yang menyatroni rumah di Jalan Cendrawasih, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis (26/5) kemarin. Polisi hingga kini masih terus menggali keterangan korban dan alat bukti di lokasi kejadian.

"Kita lagi kumpulkan informasi, jadi masih minim penunjuk," kata Kapolres Tangsel AKBP Sarly Sollu di Mapolres Tangsel, Senin (30/5/).

Sarly menyebutkan, berdasarkan hasil keterangan para saksi dan keterangan sementara korban yang masih syok, pelaku perampokan tersebut berjumlah 4 orang. Polisi menduga pelaku sebelumnya telah memantau situasi di lingkungan rumah sasarannya itu.

"Dugaan ada 3 atau 4 orang dan atau juga mengenal korban, kita menduganya seperti itu (karena pelaku) paham situasinya," ujar dia.

Dari proses penyelidikan yang berlangsung, Sarly mengungkapkan bahwa penyidik juga memeriksa rekaman CCTV yang ada di lingkungan rumah korban hingga radius 500 meter di sekitar lokasi.

"Kita juga mengecek cctv radius 500 meter yang ada di sekitar situ, ya kemungkinan dia (pelaku) melewati. Karena kita juga lagi meminta keterangan secara detail dari korban, ciri-cirinya karena dia masih syok. Tapi kita sudah mengantongi ciri-ciri yang dilihat oleh korban," ucap dia.

Kronologi Perampokan

Kawanan perampok bersenjata tajam satroni rumah di kawasan Sawah Baru, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis (26/5). Dari aksi tersebut, tangan dan kaki korban diikat pelaku, sedangkan mulut disumpal. Emas perhiasan milik korban digasak pelaku.

Korban adalah Riska. Saat itu dia mengaku hanya berdua bersama anaknya yang baru berusia 2 bulan.

"Kejadian tadi sekitar pukul 11.00 WIB siang, saya hanya berdua dengan anak. Suami bekerja," kata Riska kepada wartawan, Kamis (26/5).

Riska menerangkan, pelaku perampokan yang mengacak-acak rumahnya diduga berjumlah dua orang. Perampok masuk ke rumah korban dari pintu belakang.

"Masuk dari pintu belakang, saat saya keluar kamar mandi mau ke kamar ada yang menendang dari belakang dan mengikat saya," terang dia.

Pelaku beraksi sekira 30 menit. "Kalung saya dan surat-suratnya diambil, terus pergi," tuturnya Riska.

Atas kejadian itu, dia mengalami kerugian akibat kalung emas yang berhasil dicuri senilai 7 gram. "Pelaku berdua bawa pisau. Setelah pergi saya baru ngesot ke luar rumah meminta pertolongan," kata dia. [gil]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel