Kasus Pesilat Muda Meninggal Saat Latihan di Banyuwangi, Pelatih Ditetapkan Tersangka

Merdeka.com - Merdeka.com - Polisi akhirnya resmi menetapkan RAS (18), seorang pelatih yang diduga telah menyebabkan kematian Pendekar Muda SH Terate, MAA (18) yang tak lain merupakan salah satu muridnya sendiri, Jumat (10/6/2022).

Sebelum ditetapkan tersangka, RAS yang merupakan warga Kecamatan Pesanggaran diperiksa sebagai saksi.

Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi Kompol Agus Sobarnapraja mengatakan, berdasarkan hasil penyidikan yang dilakukan pihak kepolisian dan melihat fakta ada dugaan yang mengarah pada perbuatan pidana.

"Hal tersebut juga didukung dengan hasil autopsi yang dilakukan oleh rumah sakit. Setelah ditetapkan sebagai tersangka, pelaku saat ini ditahan di Mapolresta Banyuwangi," kata Kompol Agus Sobarnapraja.

RAS sendiri memang masih tergolong anak dibawah umur, sehingga dalam proses penegakan hukum, pihak kepolisian akan memproses menggunakan hukum peradilan anak.

"Adapun pasal yang disangkakan yakni pasal 351 ayat 3 KUHP. Kepolisian akan melakukan penyidikan lebih lanjut untuk mengetahui kapasitas pelatih," ujarnya.

Saat ini sejumlah barang bukti berupa pakaian silat tersangka dan korban telah diamankan polisi.

MAA asal Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran meninggal dunia saat latihan di wilayah Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung

Korban yang merupakan anak semata wayang Agus Miswanto (44), tersebut mengalami luka dalam dan sempat dilarikan ke Puskesmas Pesanggaran namun meninggal dunia dalam perjalanan. [ded]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel