Kasus Positif COVID-19 di Amerika Serikat Lampaui 20 Juta Orang

Agus Rahmat, Dinia Adrianjara
·Bacaan 1 menit

VIVA – Kasus COVID-19 di Amerika Serikat per 1 Januari 2021 waktu setempat, telah melampaui 20 juta kasus positif. Angka ini berdasarkan penghitungan oleh Johns Hopkins University.

Angka kasus positif di AS hampir dua kali lipat lebih besar dari India, yang kini telah mencatat lebih dari 10,2 juta kasus infeksi COVID-19 dan menjadikannya sebagai negara dengan infeksi Corona terbanyak kedua di dunia.

Dilansir dari Al Jazeera, lonjakan kasus di AS terjadi selama musim liburan, karena pertemuan dan perjalanan lintas negara memicu penyebaran virus. Pejabat serta petugas layanan kesehatan AS juga telah memperingatkan bahwa rumah sakit kini hampir mencapai batas maksimumnya.

Baca juga: Kim Jong-un Bikin Kartu Ucapan Terima Kasih, Ini Isinya

Dalam data tersebut dilaporkan, pekan ini Amerika Serikat mencatat rekor kematian tertinggi dalam sehari pada 30 Desember 2020, yakni 3.927 orang. Negara itu hingga kini telah mencatat lebih dari 346 ribu kematian, sejak dimulainya pandemi.

Menurut laporan pemerintah AS, di hari terahir tahun 2020 sudah ada sekitar 2,8 juta orang di AS yang telah menerima vaksin COVID-19. Hingga saat ini, AS telah menyetujui dua vaksin COVID-19 untuk penggunaan darurat yakni Pfizer-BioNTech dan Moderna.

Kedua vaksin tersebut telah dikirimkan ke negara bagian di seluruh negeri. Petugas kesehatan dan penghuni panti jompo termasuk di antara mereka yang pertama kali menerima vaksinasi COVID-19 di AS.