Kasus Positif COVID-19 Melonjak hingga 36,1 Persen setelah Libur Lebaran

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Jakarta - Juru Bicara Pemerintah untuk Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, menyebut kasus positif COVID-19 mengalami kenaikan setelah libur Lebaran. Pada periode 17-23 Mei 2021, kasus positif COVID-19 naik sebanyak 36,1 persen.

Padahal pada periode sebelumnya, kasus positif COVID-19 telah menurun hingga 28 persen.

"Kenaikan kasus positif yang cukup signifikan ini terjadi satu minggu setelah periode libur Idulfitri. Seperti yang saya sampaikan, dampak dari libur panjang dapat terlihat pada minggu kedua dan ketiga setelah periode libur panjang tersebut," kata Wiku dalam konferensi pers virtual yang disiarkan YoutubeBNPB Indonesia, Selasa (25/5/2021).

Wiku menyebut, ada lima provinsi yang menyumbang kasus positif COVID-19 tertinggi dalam sepekan terakhir.

Lima provinsi yang menyumbang kasus positif COVID-19 tertinggi dalam seminggu terakhir ialah Jawa Barat naik sebesar 2.221 kasus, DKI Jakarta 1.240 kasus, Sumatra Barat 959 kasus, Jawa Tengah 949 kasus, dan Aceh 561 kasus.

"Lima provinsi ini didominasi provinsi tujuan mudik yaitu Jawa Barat, Sumatra Barat, Jawa Tengah serta provinsi tujuan arus balik mudik, yaitu DKI Jakarta," jelas Wiku.

Wiku menyebut kenaikan kasus positif COVID-19 di berbagai daerah tersebut terjadi akibat kegiatan silaturahmi, ibadah tarawih, dan perjalanan mudik yang dilakukan masyarakat.

Sumber: BNPB Indonesia

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel