Kasus Rekening Ajib Hamdani Masih dalam Penyelidikan

TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian belum menetapkan Ajib Hamdani, 32 tahun, sebagai tersangka dalam kasus suap pemalsuan data tanah dan bangunan tagihan pajak. Juru bicara Mabes Polri Brigadir Jenderal Muhammad Taufik, mengatakan kasus tersebut masih dalam penyelidikan Badan Reserse Kriminal. "Belum tersangka, masih penyelidikan," ujarnya, Senin 5 Maret 2012.

Taufik enggan memaparkan sejumlah saksi dan bukti yang sedang ditelusuri. Yang pasti, Ajib adalah pegawai pajak golongan III-A nonaktif di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kelapa Gading, Jakarta Utara. Dia diduga terkait dengan kasus pemalsuan data tanah dan bangunan.

Modus ini bertujuan agar tagihan pajak atas aset tersebut rendah. Caranya, sertifikat dipecah lima kali, tapi yang dilaporkan hanya satu kali. Akibatnya, uang pungut pajak menyusut. Gara-gara rekayasa laporan ini, penerimaan negara pada 2008 dan 2009 pun berkurang dari yang seharusnya Rp 6,8 miliar.

Ajib juga diketahui memiliki rekening tak wajar senilai Rp 16 miliar. Kemarin Tempo mendatangi kantor Ajib di Kelapa Gading. Beberapa karyawan menolak memberi keterangan. "Saya dapat pesan dari Pak Kepala (Kepala KPP Kelapa Gading), kalau ada yang tanya Pak Ajib, dipersilakan menghubungi kantor pusat," kata Rasum, petugas keamanan kantor Ajib.

Sejak namanya disebut-sebut dalam kasus pegawai Pajak pemilik rekening gendut, Ajib jarang datang ke kantor. "Kurang-lebih sekitar tiga tahun," kata Tresna Suryadi, bagian keamanan Kantor Pajak Pratama Sunter, yang bersebelahan dengan Kantor Pajak Kelapa Gading.

Namun, melalui blognya,  Ajib mengatakan harta yang dimilikinya tidak seharusnya menjadi masalah. Sebab, harta tersebut didapat dari bisnis yang dijalankannya.

Dia merasa pembongkaran kasusnya merupakan buntut dari penolakan dirinya terhadap tawaran kerja sama dan pemberian "setoran". Ajib mengaku bekerja di seksi ekstensifikasi dan penilaian di KPP Kelapa Gading sejak awal 2009. Dia mengaku mengundurkan diri dari statusnya sebagai pegawai Pajak karena ingin berkonsentrasi mengelola bisnis.

l ALI NY | FRANSISCO R | INDRA WIJAYA | JAYADI S

Berita Lain

Kasus Pegawai Pajak Ajib Hamdani Macet di Polisi

Ajib Diduga 'Meringankan' Wajib Pajak 

Curhat Pegawai Pajak 'Dijebak' Konspirasi 

Inilah Penghasilan Pegawai Pajak Golongan III

Dhana Pernah Berniat Keluar dari Kantor

Dhana Diduga Pernah Kongkalikong dengan Gayus

Dhana Tak Bisa Jelaskan Sumber Dana

Istri Dhana Widyatmika: Saya Bukan Gayus Kedua

Direktorat Pajak Skors Istri Dhana

Jaksa: Ada Bukti Kuat untuk Menahan Dhana

Gunung Es Kekayaan Pegawai Pajak

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah kandidat nama cawapres Jokowi yang beredar sekarang sudah sesuai dengan harapan Anda?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat