Kasus Satu Keluarga di Bekasi Keracunan, Polisi Cari Suami Korban

Merdeka.com - Merdeka.com - Polisi mencari suami AM (40), salah satu korban keracunan yang ditemukan di rumah kontrakan RT 02 RW 03, Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi. Sebab hingga saat ini, suami AM belum diketahui keberadaannya.

"AM punya suami dan ini suami sambung. Pas ditemukan tergeletak, suaminya ini tidak ada di lokasi," kata Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Hengki, Selasa (17/1).

Dia mengatakan, suami AM jika ditemukan akan diperiksa sebagai saksi dari peristiwa tersebut.

"Kita akan cari (suami AM), karena sampai sekarang belum ada data yang bersangkutan sedang berada di mana," jelas Hengki.

Dia juga mengatakan, pihaknya belum mengetahui penyebab ke empat orang ditemukan tergeletak dan tiga di antaranya meninggal dunia

"Menunggu hasil laboratorium, masih diperiksa, kita tunggu dalam seminggu ini mudah-mudahan cepat," jelasnya.

Sebelumnya, tiga orang tewas diduga keracunan dalam rumah kontrakan di RT 02 RW 03 Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi merupakan satu keluarga. Selain mereka, dua orang lainnya saat ini masih menjalani perawatan.

Mereka ditemukan tergeletak di dalam rumah kontrakan tersebut dengan kondisi mulut keluar busa pada Kamis (12/1).

Tiga orang yang meninggal dunia yakni AM (40), RA (23) dan MR (17). Sedangkan dua orang yang masih menjalani perawatan di RSUD Bantargebang yakni MDS (34) dan NR (5).

"Korban AM memiliki dua orang putra yang meninggal itu atas nama RA dan MR, sedangkan NR termasuk putrinya juga," kata Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Hengki, Senin (16/1).

Sedangkan MDS merupakan ipar dari AM. Dia ditemukan bersama keempat korban lainnya di dalam rumah kontrakan tersebut pada Kamis (12/1) lalu dengan kondisi tergeletak dan mulut mengeluarkan busa.

"Korban atas nama MDS masih dirawat di ruang ICU, sedangkan yang satu lagi dirawat di kamar biasa atas nama NR, sudah mulai membaik kondisinya," katanya. [cob]