Kasus sembuh dari COVID-19 tambah 152, kasus positif tambah 278 orang

·Bacaan 1 menit

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 mencatat kasus sembuh dari COVID-19 di Indonesia bertambah sebanyak 152 orang sehingga total mencapai 4.113.472 orang hingga Selasa (28/12).

Berdasarkan data yang diterima ANTARA di Jakarta, Selasa, kasus positif COVID-19 di Indonesia bertambah 278 orang sehingga total mencapai 4.262.157 orang hingga saat ini.

Sedangkan kasus meninggal akibat COVID-19 bertambah delapan orang sehingga total menjadi 144.071 orang hingga sekarang ini.

Data menunjukkan kasus aktif di Tanah Air bertambah sebanyak 118 orang sehingga menjadi 4.614 orang.

Baca juga: Sri Mulyani: Anggaran K/L sempat terhambat saat varian Delta merebak

Baca juga: Tiga pasien sembuh, Kabupaten Belitung nihil kasus aktif COVID-19

Sebanyak 247.047 spesimen diperiksa per hari ini dan ada 4.700 suspek COVID-19.

Penambahan kasus positif paling banyak terdapat di DKI Jakarta dengan angka 96 orang, diikuti dengan Kepulauan Riau (50), Jawa Timur (23), Jawa Barat (16), Jawa Tengah (15) dan Papua Barat (15).

Penambahan kasus sembuh terbanyak ada di DKI Jakarta dengan angka 32 orang, diikuti dengan Jawa Barat (24), Jawa Timur (20), Nusa Tenggara Timur (15), dan DI Yogyakarta (11).

Sedangkan penambahan kasus meninggal akibat COVID-19 terjadi di lima provinsi, yakni DKI Jakarta (1), Jawa Timur (4), Jawa Barat (1), Bali (1), dan Sulawesi Tengah (1).

Satgas mengimbau masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan secara konsisten, karena pandemi COVID-19 belum berakhir.

Protokol kesehatan tersebut adalah menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.*

Baca juga: BRIN kembangkan vaksin dan perkuat surveilans tangani COVID-19

Baca juga: Riset Afsel: Omicron bisa picu kekebalan terhadap Delta

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel