Kasus suap impor daging sapi, KPK panggil lagi bendahara PKS

MERDEKA.COM. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini kembali memanggil Bendahara Umum Partai Keadilan Sejahtera, Mahfudz Abdurrahman, dalam kaitan kasus dugaan suap pengurusan kuota impor daging sapi, serta tindak pidana pencucian uang. Machfudz beserta ketujuh saksi lainnya diperiksa sebagai saksi.

Ketujuh saksi lain yang diperiksa hari ini dalam perkara sama adalah Direktur Cipta Inti Permindo Yudi Setiawan, Hudzaifah Luthfi (wiraswasta), Dina Kardiena Hakim (wiraswasta), Ahmad Maulana (wiraswasta), Hery Priyatno alias Tabe (wiraswasta), Budiyanto (wiraswasta), dan Achmad Rozi alias Rozi (advokat).

"Delapan saksi itu diperiksa buat tersangka LHI," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha, lewat pesan singkat, Rabu (17/4).

Sejak 26 Maret, KPK menjerat mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Luthfi Hasan Ishaaq (LHI) dengan pasal pencucian uang. Dia dikenai Pasal 3, dan atau Pasal 4, dan atau Pasal 5 Undang-Undang No. 15 Tahun 2002 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Baca juga:
Usai diperiksa KPK, istri Luthfi Hasan bungkam
Mentan: Data yang digunakan BPK kurang tepat
TPPU impor daging, KPK periksa pelajar dan ibu rumah tangga

Topik Pilihan:
Soeharto|Prostitusi|pencabulan| Presiden SBY |Jokowi ahok

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.