Kata Anies Baswedan Saat Diberi Gelar Pemuka Utama Budaya Betawi

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Ada 11 tokoh Jakarta yang diberi gelar kehormatan dari Majelis Adat Badan Musyawarah (Bamus) Betawi. Satu di antaranya adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Ada pun alasan di balik pemberian gelar tersebut, Anies dinilai mengetahui apa yang jadi keinginan rakyat dan tahu bagaimana membangun Jakarta. Hal ini diungkap Ketua Majelis Adat Bamus Betawi, Nuri Taher.

"Gelar diberikan adalah Pemuka Utama Budaya Betawi. Saya ketua majelis adat bersama Bamus Betawi memberikan kehormatan kepada para tokoh yang bertugas di Jakarta yang dinilai oleh keluarga besar majelis adat Bamus Betawi baik dan bisa bimbing masyarakat pada umumnya," kata Nuri di Jakarta, Minggu, 31 Oktober 2021.

Atas gelar yang diberikan, Anies pun berterima kasih dan bersyukur telah diberi kepercayaan oleh Bamus Betawi. Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan ini bahkan berjanji akan menjaga amanah yang diberikan.

Untuk diketahui, 10 nama yang juga mendapatkan gelar kehormatan dari Bamus Betawi adalah Eddie Marzuki Nalapraya, Sutiyoso, Fauzi Bowo, Prasetyo Edi Marsudi, Syukron Ma'mun, Abraham Lunggana, Mohamad Taufik, Sylviana Murni, Merry Hotma dan H Chaeruddin.

Berikut pernyataan Anies Baswedan setelah mendapat gelar kehormatan Pemuka Utama Budaya Betawai oleh Bamus Betawi dihimpun Liputan6.com:

1. Mengapresiasi dan Berjanji Jaga Amanat

Anies mengapresiasi gelar tersebut dan berjanji akan menjaga amanat itu. "Kami pandang ini (gelar kehormatan) sebagai sebuah amanat yang harus kita jaga sebaik-baiknya," ujar Anies seperti dikutip dari Antara.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut menambahkan bahwa majelis adat berperan penting dalam pengembangan budaya Betawi setelah pandemi Covid-19 dengan pola interaksi yang banyak mengalami perubahan.

2. Apresiasi Masyarakat Betawi Jadi Fasilitator

Ia juga mengapresiasi masyarakat Betawi karena menjadi fasilitator dan menciptakan ekosistem bagi masyarakat dari seluruh Indonesia bersatu di Jakarta.

"Masyarakat Betawi menciptakan ekosistem bagi seluruh anak bangsa untuk bersatu, masyarakat Betawi adalah fasilitator yang berkontribusi amat besar untuk Indonesia. Karena itu simpul ini harus terus dijaga," katanya.

Selain Anies, tokoh lain yang mendapat penghargaan, yakni Eddie Marzuki Nalapraya, Sutiyoso, Fauzi Bowo, Prasetyo Edi Marsudi, Syukron Ma'mun, Abraham Lunggana, Mohamad Taufik, Sylviana Murni, Merry Hotma dan H Chaeruddin.

3. Bersyukur dan Berterima Kasih

Anies pun bersyukur dan berterima kasih atas gelar kehormatan yang diberikan Majelis Adat Badan Musyawarah (Bamus) Betawi. Menurut dia, gelar sebagai Pemuka Utama Budaya Betawi yang diterimanya adalah sebuah amanah dalam membangun Jakarta.

"Saya ingin menyampaikan terima kasih apresiasi kepada Bamus Betawi yang telah memberikan sebuah tanda kehormatan dan saya pandang ini sebagai sebuah amanah yang Insyaallah akan dijunjung dengan sebaik-baiknya dan Insyaallah kerja kita semua untuk masyarakat Jakarta, untuk masyarakat Betawi akan jalan terus," kata Anies dalam keterangan diterima, Senin (1/11/2021).

4. Sebut Orang Betawi Warga yang Ramah

Selain itu, Bagi Anies, masyarakat Betawi dinilai sebagai warga yang ramah bagi masyarakat Jakarta. Anies pun mendoakan, agar masyarakat Betawi bisa terus eksis dan berkembang dengan bimbingan Majelis Adat Badan Musyawarah Betawi.

"Bibit yang baik tidak bisa tumbuh bila tidak ada tanah yang subur dan tanah yang subur itu adalah iklim kebersamaan yang muncul dari masyarakat Betawi," kata Anies Baswedan dalam keterangan diterima, Senin (1/11/2021).

"Insya Allah masyarakat Betawi terus makin berkembang di bawah Bamus Betawi dengan ada majelis adat ini Insya Allah akan terus bisa menemukan format-format barunya di perubahan zaman seperti sekarang ini," harap Anies Baswedan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel