Kata dokter soal kondom pengaruhi kenikmatan seks

Sekretaris Jenderal Perkumpulan Obstetri Ginekologi Indonesia - Jakarta Raya dr Ulul Albab, SpOG mengomentari pendapat sebagian pria yang mengatakan kondom dapat mempengaruhi kenikmatan saat berhubungan intim.

Ulul membenarkan adanya pendapat ini. Tetapi, menurut dia, permasalahan terletak pada bahan kondom yang mungkin mempengaruhi sensasi saat pria dan pasangannya melakukan hubungan intim.

"Sarannya, pilih kondom yang tepat. Perlu diingat, ada beberapa bahan-bahan kondom, bukan hanya lateks tetapi ada beberapa jenis yang lain," kata Ulul melalui pesan elektroniknya kepada ANTARA, Senin.

Baca juga: IPADI: Hari Kontrasepsi ingatkan pentingnya mengatur jarak kehamilan

Selain bahan, perhatikan juga tebal dan tipisnya kondom dan cara pemasangannya karena kedua hal ini juga berpengaruh pada kenikmatan saat berhubungan.

Tak hanya soal kondom, bertepatan dengan peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia, Ulul juga meluruskan dua mitos yang masih ada di masyarakat terkait kontrasepsi, salah satunya kontrasepsi hormonal membuat rahim perempuan kering sehingga berhubungan dengan kenikmatan seksual.

Dia mengatakan tak ada kaitan antara kontrasepsi hormonal dan rahim menjadi kering. Menurut Ulul, bahkan ada beberapa jenis kontrasepsi hormonal yang justru memberikan proteksi terhadap dinding rahim.

"Kemudian fungsi kontrasepsi hormonal cara kerjanya salah satunya mengentalkan serviks sehingga membuat sperma tidak bisa naik ke atas bertemu telur. Jadi tidak ada kaitannya dengan kenikmatan atau sensasi saat berhubungan seksual," jelas dia.

Mitos lainnya terkait kontrasepsi jenis IUD yang dapat membuat rasa kurang nyaman suami saat berhubungan seksual. Ini salah satunya terkait benang yang sampai ke vagina saat pemasangan IUD.

Baca juga: Mitos dan persepsi yang keliru seputar alat kontrasepsi

Ulul menuturkan, ada aturan khusus dalam pemasangan IUD. Panjang dan pendeknya benang yang tertinggal dalam rahim dapat berpengaruh pada kenyamanan suami.

"Makanya dengan pemasangan yang tepat, benang yang tidak terlalu panjang, jenis IUD yang dipilih cukup bagus, maka itu semua (masalah) bisa dihindarkan," tutur dia.

Ulul menambahkan, pada prinsipnya, kontrasepsi itu aman dan nyaman digunakan sehingga pasangan suami istri tak perlu khawatir saat berhubungan intim.

"Justru dengan kontrasepsi harusnya tidak ada rasa khawatir untuk terjadi kehamilan sehingga berhubungan seksual jadi lebih maksimal dan lebih intim," demikian kata dia.

Baca juga: Dokter: Penggunaan pil kontrasepsi bantu regulasi suasana hati

Baca juga: Alat kontrasepsi bisa digunakan langsung setelah melahirkan

Baca juga: Psikolog: Mitos soal anak sebabkan rendahnya minat gunakan kontrasepsi