Kata Gus Miftah Soal Kasus Nikita Mirzani dan Ustaz Maheer

Ichsan Suhendra
·Bacaan 1 menit

VIVA – Perselisihan antara Nikira Mirzani dan Ustaz Maheer At Thuwailibi. Hal itu mengundang Gus Miftah untuk berbicara.

Gus Miftah tidak berfokus kepada gesekan yang terjadi antara Nikita dan Ustaz Maheer. Gus Miftah menyoal lebih jauh mengenai kata-kata Ustaz Maheer yang sangat menyinggung Habib Luthfi bin Yahya.

"Saya banyak diminta mengenai respons atau tanggapan terhadap Ustaz Maheer yang menghina Habib Luthfi Bin Yahya," kata Gus Miftah dalam unggahannya di Instagram.

Baca juga: Ustaz Maaher: Akun Pecinta Habib Luthfi Menghina Saya Pakai Jilbab

Lalu Gus Miftah melihat diri Ustaz Maheer sebagai orang dengan kerpibadian ganda. Hal itu terlihat dari kasusnya dengan Nikita Mirzani.

"Ustaz Maheer saya melihat anda itu seseorang dengan kepribadian ganda. Pertama anda kemaren berdebat dengan seorang wanita tepatnya Nikita Mirzani, gara-gara menurut anda Nikita Mirzani menghina seorang habib, anda minta untuk menghormati habib, bagus," ujar Gus Miftah.

Namun Gus Miftah tetap tak setuju dengan cara penyampaian Ustaz Maheer. Baginya ada cara yang lebih elok dalam mengajak untuk kebaikan.

"Walaupun bahasa yang anda sampaikan, menurut saya sama sekali tidak berakhlak, tidak bermoral dan tidak beretika," kata Gus Miftah.

Gus Miftah kemudian bingung dengan kejadian tersebut. Ustaz Maheer meminta Nikita Mirzani untuk menghormati Habib Rizieq semantara di sisi lain dirinya merendahkan Habib Luthfi Bin Yahya.

"Di sisi lain anda justru menghinakan habaib, dalam hal ini Habib Luthfi Bin Yahya Pekalongan, saya jadi mikir," ujar Gus Miftah.

Baca juga: Viral Postingan Ustaz Maaher Diduga Menghina Habib Luthfi Pekalongan

Lebih lanjut Gus Miftah mengatakan sangat penting untuk menghormati habib meski tidak sepaham dengannya. Maka sepertinya Gus Miftah meminta agar Ustaz Maaher melakukan hal yang serupa. Video tersebut sempat diunggah ulang di Insta stories Nikita Mirzani. Nikita terlihat senang karena seolah mendapat dukungan dari Gus Miftah.