Kata Jokowi Soal Demo Buruh  

TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta terpilih, Joko Widodo menilai permasalahan buruh yang menyebabkan terjadinya aksi mogok nasional hari ini bisa diselesaikan dengan dialog antar pihak-pihak terkait. "Yang paling penting itu komunikasi, dialog, supaya semuanya dapat win-win solution," kata Jokowi dalam Pemberian Penghargaan Kota Layak Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Hotel Sahid, Selasa, 3 Oktober 2012.

Dengan adanya komunikasi antara buruh, pihak perusahaan dan pemerintah, niscaya perbedaan pendapat yang terjadi bisa segera diakhiri. Mengenai masalah outsourcing, Jokowi menegaskan bahwa dalam undang-undang, outsourcing hanya digunakan di perusahaan yang tidak berproduksi. Aturan hukum inilah yang seharusnya jadi panutan. "Outsourcing kan di undang-undang hanya dipakai di tempat yang tidak produksi, itu aturannya," katanya.

Pasangan Basuki Tjahaja Purnama ini tidak memberikan penilaian apakah sistem kerja outsourcing baik atau buruk. Jokowi juga tidak memberikan jawaban pasti mengenai penghapusan outsourcing bisa memberikan jalan keluar dari aksi buruh ini. "Semua yang baik untuk masyarakat saya setuju," katanya.

Kelompok buruh yang tergabung dalam Majelis Pekerja Buruh Indonesia melakukan mogok di 21 kabupaten dan kota hari ini. Jumlah buruh yang melakukan mogok kerja, menurut Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, ada sekitar 2 juta buruh.

Tuntutan mereka adalah dihapuskannya sistem alih daya (outsourcing), penambahan komponen kebutuhan hidup layak, pemberlakuan cakupan menyeluruh jaminan sosial tenaga kerja, dan jaminan kesehatan serentak pada 2014.

ANANDA W. TERESIA

Berita Lain:

Pemerintah Siapkan ''Pengganjal'' Jokowi 

Jokowi Puji Fauzi Bowo Sebagai Kesatria 

Masukan Komunitas Sunda Buat Jokowi

Fauzi Bowo Pamit di Depan Gubernur Se-Asia Pasifik 

Panwaslu Terima Aduan Pelanggaran Hingga 7 Oktober

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.