Kata Kasudinkes soal Viralnya Selebgram Helena Lim Divaksin COVID-19

Tasya Paramitha, Andrew Tito
·Bacaan 1 menit

VIVA – Rekaman video penyanyi dan sosialita Helena Lim, sedang menjalani vaksin COVID-19 di Pukesmas Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin, 8 Februari 2021 viral di media sosial. Dalam rekaman berdurasi satu menit itu, Helena bersama beberapa orang sedang duduk di kursi Pukesmas Kebon Jeruk.

Dalam kondisi tersebut, wanita yang juga merupakan selebgram itu menjelaskan kehadirannya yang sedang mengantre untuk vaksinasi COVID-19.

"Ngapain tuh," tanya Helena Lim kepada seorang wanita berambut pendek yang berada di sampingnya.

"Antre vaksin," wanita itu menjawab sambil menunjukkan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Klik halaman selanjutnya untuk mengetahui berita selengkapnya.

"Sama," ditimpali seorang pria berkacamata yang berada di belakang Helena Lim. Pria itu juga memperlihatkan fotokopi KTP dan nomor urut.

Menurut Helena Lim, seperti yang terdengar di dalam video, vaksinasi COVID-19 sebagai salah satu syarat untuk bebas berpergian di tengah pandemi virus corona.

"Habis vaksin kita bisa ke mana-mana ya. Semoga vaksinnya berhasil. Ada vaksin, semuanya aman," ujar Helena Lim di video tersebut.

Di scene berikutnya, Helena Lim memperlihatkan nomor antrean. Terlihat dia mendapatkan nomor urut 11.

Helena juga mengabadikan seorang tenaga kesehatan yang menyuntikan vaksin di lengan bagian atas. Baca artikel ini sampai selesai untuk mengetahui informasi lebih banyak.

Begitu pun sesudah disuntik vaksin. Dia bersama seorang temannya menunjukan bekas suntikan tersebut.

"Kita sudah vaksin yang pertama, dua minggu lagi kita vaksin yang kedua," ujar Helena Lim.

Ketika dihubungi terkait hal ini, Kasudin Kesehatan Jakarta Barat Kristi Wathini menyebut, Helena Lim berserta keluarga termasuk ke dalam kategori orang yang mendapatkan prioritas vaksin COVID-19.

Kristi menyebut, seluruh orang yang terlihat di dalam video membawa surat keterangan bekerja di apotek sebagai penunjang.

"Mereka masing-masing membawa surat keterangan bekerja di apotek dan apotek merupakan salah satu sarana kefarmasian yang masuk dalam prioritas pertama," ujar Kristy dikonfirmasi.