Kata Letjen TNI Eko Jelang Tinggalkan Kostrad: Prajurit Jangan Arogan!

·Bacaan 1 menit

VIVA – Masa jabatan Letjen TNI Eko Margiyono sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat (Pangkostrad), memang sudah berakhir. Mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) itu menyampaikan pesan perpisahan di depan ratusan prajurit Kostrad.

Menurut laporan yang dikutip VIVA Militer dari situs resmi Kostrad, Eko memimpin apel luar biasa jelang serah terima jabatan (sertijab) barunya sebagai Kepala Staf Umum (Kasum) TNI.

Apel luar biasa digelar secara langsung di Markas Kostrad, Gambir, Jakarta Pusar, Jumat 4 Juni 2021. Apel ini juga digelar secara virtual dengan seluruh jajaran Divisi Infanteri (Divif) 1, 2 dan 3 Kostrad, serta di satuan jajaran yang tengah berada di wilayah penugasan.

Dalam apel tersebut, Eko menghimbau kepada seluruh prajurit Kostrad agar senantiasa menjadi prajurit TNI yang profesional. Tak hanya itu, jebolan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) 1989 ini juga mengingatkan agar para prajurit senantiasa menjaga sikap, menjauhi tindak kekerasan dan melarang setiap aksi arogansi.

"Saya berharap kepada seluruh prajurit untuk selalu berempati, hindari sikap-sikap kekerasan dan arogansi, perbaiki diri dan introspeksi diri untuk lebih baik lagi kedepannya." ucap Eko.

"Atas nama keluarga dan pribadi apabila ada tutur kata yang dianggap menyakiti kalian semuanya, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya serta mohon doa restu nantinya akan menjabat Kasum TNI," katanya.

Eko akan menduduki posisi baru sebagai Kasum TNI menggantikan pejabat sebelumnya, Letjen TNI Ganip Warsito, yang diberi pos baru sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Sementara itu, posisi Eko sebagai Pangkostrad nantinya akan diisi oleh mantan Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Jayakarta/Jaya, Letjen TNI Dudung Abdurachman.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel