Kata Melati Daeva saat PBSI Gelar Vaksinasi 1.000 Dosis

·Bacaan 2 menit

VIVAPBSI menggelar kegiatan vaksinasi COVID-19 dan bakti sosial pembagian sembako sebagai wujud rasa syukur atas kesuksesan Tim Bulutangkis Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020.

Vaksinasi dan bakti sosial dipusatkan di aula RW 08, Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Senin 23 Agustus 2021.

Bekerja sama dengan Polda Metro Jaya, PBSI menyediakan vaksinasi 1.000 dosis khsusus untuk dosis pertama, hingga Jumat 27 Agustus 2021.

Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna hadir langsung membuka acara bertajuk vaksinasi Merdeka tersebut.

"Kami di sini kan memiliki pelatnas, jadi kami ingin menyampaikan bahwa olahraga di luar prestasi adalah membuat kita menjadi sehat. Oleh karena itu, saya mendorong semua persatuan olahraga di Indonesia agar mendukung program untuk membuat masyarakat menjadi sehat dalam kondisi sekarang," kata Agung dalam rilis yang diterima VIVA.

"Salah satu upaya yang dilakukan untuk keluar dari pandemi ini adalah vaksinasi. Karena pandemi ini akan berakhir ketika herd immunity atau kekebalan dalam tubuh masyarakat secara umum itu tumbuh," sambungnya.

Agung menuturkan bahwa apa yang dilakukan PBSI ini adalah bentuk rasa syukur dari selebrasi-selebrasi yang didapat pada beberapa waktu terakhir di Olimpiade Tokyo.

Pebulutangkis ganda campuran, Melati Daeva Oktavianti, menyambut positif acara yang digagas PBSI ini. Dengan vaksinasi, dia berharap, COVID-19 cepat berakhir dengan kemenangan.

"Ini gerakan yang sangat bagus dari PBSI, saya mendukung penuh acara ini. Selama ini kan kami di pelatnas sudah menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan hampir 100 persen orangnya sudah divaksinasi. Alangkah lebih baik kalau di lingkungan sekitar juga melakukan hal yang sama," kata Melati.

"Saya harap masyarakat antusias dan ramai datang untuk vaksinasi. Semoga kita cepat keluar dari pandemi ini," lanjutnya.

Indonesia meraih 5 medali, 1 medali emas, 1 perak, dan 3 perunggu di Olimpiade Tokyo. Torehan medali tersebut dipersembahkan oleh cabang bulutangkis dan angkat besi.

Khusus cabang bulutangkis, raihan medali emas dipersembahkan oleh Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang tampil di nomor ganda putri.

Greysia/Apriyani menang dua gim langsung atas Chen Qing Chen/Jia Yi Fan (China) dengan skor 21-19, 21-15 di final.

Adapun medali perunggu Indonesia di cabor badminton Olimpiade Tokyo berasal dari Anthony Sinisuka Ginting di nomor tunggal putra.

Anthony Ginting mengalahkan Kevin Cordon (Guatemala) 21-11, 21-13 dalam laga perebutan tempat ketiga.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel