Kata Pelatih Persib Bandung Terkait Aksi Anarkis Oknum Bobotoh

Ridho Permana, Dede Idrus (Bandung)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Aksi tidak terpuji dilakukan sekelompok oknum Bobotoh usai laga Persib Bandung melawan Persija Jakarta di partai final Piala Menpora, Minggu malam 25 April 2021.

Oknum Bobotoh yang berjumlah 100 orang lebih menyerang Kantor Persib dengan melemparkan flare dan botol air mineral. Bukan hanya itu, mereka juga melakukan sweeping kendaraan berplat B.

Salah satu yang menjadi korban adalah kakak kiper Persib, Muhammad Aqil Savik. Mobil sang kakak dirusak oknum Bobotoh dengan menyemprotkan cat putih di bagian kap dan kaca depan.

Aksi anarkis tersebut dilakukan sebagai luapan kekecewaan atas kegagalan Persib meraih gelar juara Piala Menpora. Skuat Maung Bandung takluk dari musuh bebuyutan Persija Jakarta di babak final Piala Menpora.

Pelatih Persib, Robert Rene Alberts, turut menanggapi tindakan yang dilakukan oknum Bobotoh. Menurutnya, aksi tersebut tidak mencerminkan suporter yang dewasa dalam mendukung tim kesayangannya.

“Kami harus bisa membedakan Bobotoh yang sebenarnya dengan hooligans. Itu adalah kategori yang berbeda. Saya rasa, sangat penting bagi mereka untuk belajar mengapresiasi kerja keras tim jika benar-benar mencintai klub yang didukung," kata Robert kepada wartawan.

Pelatih berusia 66 tahun ini menuturkan, seharusnya suporter mengapresiasi perjuangan timnya yang bisa melangkah jauh di Piala Menpora. Meskipun, hasil di partai final tidak sesuai harapan.

"Kalian mendukung klub, mengapresiasi kerja keras tim yang sudah melaju ke babak final. Klub itu melewati Bhayangkara, Bali United atau Madura United, tim-tim top," ucapnya.

"Klub itu sudah melangkah jauh dan kalian tidak bisa pergi keluar untuk merusak properti dan melakukan protes. Kalian seharusnya memberikan apresiasi," tambahnya.

Setelah peristiwa tersebut, Robert meyakini para pelaku akan malu dan menyesali perbuatannya. Sebab, aksi yang dilakukan merugikan banyak orang.

"Saya juga mendapat pesan dari para Bobotoh yang sebenarnya dan mereka memberikan dukungan, mereka percaya masa depan tim," kata dia.