Kata Perencana Keuangan Soal Investasi Kripto, Penjelasan Lengkap Hingga Untung Rugi

Merdeka.com - Merdeka.com - Investasi kripto tengah menjadi tren di dunia khususnya Indonesia saat ini. Berbeda dengan mata uang pada umumnya, cryptocurrency digunakan sebagai alat transaksi secara virtual melalui jaringan internet.

Cryptocurrency bersifat desentralisasi yang artinya tidak ada pihak yang menjadi perantara pada suatu transaksi. Pembayaran transaksi dilakukan secara langsung antara pengirim dan penerima atau peer-to-peer.

Dalam perkembangannya, kurang lebih 10 tahun terakhir fenomena ini meningkat sangat luar biasa hingga menginjak di angka ribuan jenis mata uang kripto.

Melihat kondisi ini, perencana keuangan Finansialku Gembong Suwito, CFP, QWP mengatakan fungsi terpenting dari mata uang crypto ini adalah nilai/value. Mata uang kripto dapat digunakan karena ada kesepakatan bertukar (nilai) antara pengirim dan penerima maka dari itu selama masyarakat menerima kesepakatannya maka hal inilah yang menjadi dasar dari nilai/value tersebut.

Adopsi mata uang kripto masa sekarang lebih mengarah ke fanbase, misalnya adopsi mata uang kripto oleh team supporter sepak bola. Hal inilah yang akan menjadi sumber income dari investasi kripto ini. Mata uang kripto tidak dapat menjadi alat tukar yang sah tetapi sebagai alat investasi.

Bagaimana Prospek Cryptocurrency?

cryptocurrency rev1
cryptocurrency rev1.jpg

Fenomena cryptocurrency di Indonesia diperkirakan akan sangat luas tetapi tidak dijadikan sebagai alat tukar yang sah. Mengulik dari sisi investor, mata uang kripto ini dapat dikatakan sebagai alat spekulasi dan investasi yang berkembang dengan sangat pesat.

Dikatakan spekulasi karena mata uang kripto memiliki harga yang tidak dapat dipastikan, jadi para investor akan menerka-nerka harga dari mata uang itu sendiri. Berbeda dengan saham yang memiliki operasional bisnis yang dapat dianalisa dengan mudah, transparan dan detail.

"Semakin banyak orang yang membuat mata uang kripto maka semakin membuka peluang untuk menghilangkan nilai fungsi utamanya, spekulasi mengenai kripto rata-rata tidak dalam untuk dapat mengetahui fungsi dari kripto itu sendiri. Investor berharap naiknya tinggi tetapi kalau turun bikin menangis," ujar Gembong.

Mata uang kripto memiliki potensi besar untuk menunjukkan perkembangannya ke depan.

Plus Minus Cryptocurrency

cryptocurrency rev1
cryptocurrency rev1.jpg

Keputusan jangan diambil dengan gegabah, kenali dulu plus minus dari cryptocurrency sebelum menutuskan untuk berinvestasi.

Dampak positif:

1. Teregulasi (aman dan nyaman)

Salah satu faktor yang membuat para investor tertarik dengan investasi cryptocurrency adalah mengenai keamanan. Keamanan menjadi hal yang sangat penting karena maraknya kasus pencurian data. Sebagian orang akan lebih memilih untuk menyembunyikan identitasnya saat bertransaksi. Melalui cryptocurrency seperti bitcoin kita dapat melakukan transaksi keuangan tanpa harus menampilkan identitas asli.

2. Potensi naiknya harga mata uang

Potensi ini tentu akan memberikan keuntungan bagi para pemilik mata uang kripto. Jika dahulu harga bitcoin masih terbilang cukup rendah, sekarang sudah sangat melambung tinggi dan orang yang memiliki mata uang kripto dengan jenis bitcoin jadi kaya mendadak. Hal inlah yang seringkali membuat orang tergiur untuk berinvestasi pada cryptocurrency.

3. Pertumbuhan investasi cepat

Mata uang kripto sengaja diciptakan sebagai bentuk solusi untuk transaksi konvensional yang dianggap terlalu rumit. Dengan adanya cryptocurrency, kita dapat melakukan transaksi dengan lebih cepat dan praktis. Transaksi menggunakan cryptocurrency bisa dilakukan kapan saja tanpa harus menunggu jam dan hari kerja.

Selain memiliki dampak positif, cryptocurrency juga memiliki dampak negatif. Menurut Gembong, kurangnya edukasi terkait menajamen risiko menjadi salah faktor dari dampak negatif cryptocurrency ini.

Pergerakkan harga yang liar membuat masyarakat tergiur untuk cepat kaya tetapi tidak menyiapkan risiko yang ada.

"Ada yang berkembang, ada yang layu, harganya liar, bisa naik turun, makanya banyak orang yang tergiur ingin cepat kaya padahal belum siap secara menejemen risiko. Naik turun harganya tidak ada batas karena tidak ada yang mengatur, murni teknikal, Fundamentalnya juga kurang terlihat, kalau trendnya bagus orang baru beli tapi sekali kalau harganya turun, investor rugi besar," imbuhnya.

[bim]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel